Rabu, 09 September 2026

Produk Warga Binaan Lapas TBA Bakal Dipasarkan Lebih Luas, Wali Kota Tanjungbalai: Siap Kita Dukung

Administrator - Rabu, 09 September 2026 17:04 WIB
Produk Warga Binaan Lapas TBA Bakal Dipasarkan Lebih Luas, Wali Kota Tanjungbalai: Siap Kita Dukung
Istimewa
sumut24.co -TANJUNGBALAI, Tak hanya menjalani pembinaan di balik jeruji besi, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (TBA) juga terus didorong untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga:
Kabar baiknya, hasil karya tersebut kini mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai.

Pemko menyatakan siap membantu membuka akses pemasaran agar produk hasil pembinaan warga binaan dikenal lebih luas dan memiliki nilai jual yang semakin baik.

Dukungan itu disampaikan Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim saat menerima kunjungan silaturahmi Kalapas Kelas IIB TBA Refin Tua Simanullang bersama jajaran di ruang kerja Wali Kota, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Plt Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Haikal Akmal, Kepala Bapperida Mariani, jajaran Lapas Kelas IIB TBA, Kasi Binadik dan Giatja, Kasubsi Giatja serta Kepala BPS Tanjungbalai Nizaruddin.

Dalam pertemuan itu, Kalapas Refin Tua Simanullang menyampaikan sejumlah program pembinaan yang telah dilakukan pihak Lapas, termasuk pengembangan keterampilan dan produksi berbagai hasil karya warga binaan.

Menurut Refin, persoalan berikutnya bukan hanya bagaimana warga binaan mampu menghasilkan karya, tetapi bagaimana karya tersebut bisa dipasarkan dan memiliki akses terhadap pasar yang lebih luas.

"Bukan sekadar menghasilkan karya, tetapi menghadirkan kesempatan. Bukan sekadar keterampilan, tetapi membangun kemandirian," ujar Refin.

Karena itu, pihak Lapas menggandeng Pemko Tanjungbalai untuk memperluas pemasaran produk UMKM dan hasil karya warga binaan. Rencananya, pemasaran akan dikoordinasikan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungbalai.

Refin berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada pertemuan semata. Dengan dukungan pemerintah daerah, produk warga binaan diharapkan mampu masuk ke berbagai pasar, mulai dari tingkat lokal hingga memiliki peluang menjangkau pasar nasional.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut baik langkah tersebut.

Ia bahkan mengaku bangga melihat hasil karya warga binaan yang dinilai memiliki kualitas serta potensi ekonomi.

Salah satu karya yang menarik perhatiannya adalah miniatur kapal yang diperlihatkan dalam pertemuan tersebut.

"Apresiasi yang tinggi terhadap berbagai karya yang tadi disampaikan Kalapas. Salah satunya yang saya lihat di sini miniatur kapal. Saya yakin masih banyak hasil karya lainnya yang sangat menarik, bagus, berkualitas dan bernilai jual tinggi," kata Mahyaruddin.

Menurutnya, keberadaan produk-produk tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak sekadar berorientasi pada pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke masyarakat.

"Saya sangat bangga melihat hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIB TBA. Ini bukti bahwa pembinaan yang dilakukan berjalan efektif dan memberi ruang bagi para WBP untuk terus berkarya serta mengembangkan potensi mereka," ujarnya.

Mahyaruddin pun memastikan Pemko Tanjungbalai akan mendukung program tersebut.

Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menindaklanjuti hasil pertemuan bersama Kalapas, terutama dalam membantu pengembangan dan pemasaran produk hasil karya warga binaan.

"Nantinya apa yang disampaikan Kalapas akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait, baik itu Disdagper maupun OPD lainnya, sehingga membantu dan memudahkan pengembangan dan pemasaran hasil produk UMKM dari Lapas," tegasnya.

Tak hanya dipasarkan melalui jalur perdagangan, Mahyaruddin juga membuka peluang agar produk hasil karya warga binaan ikut dipamerkan dalam berbagai kegiatan Pemko Tanjungbalai.

Di antaranya Pesta Hari Jadi Kota Tanjungbalai, Pekan Inovasi, pameran produk UMKM serta berbagai event lainnya.

Dengan demikian, hasil pembinaan warga binaan diharapkan tidak hanya menjadi karya yang tersimpan di dalam Lapas, tetapi bisa tampil di ruang publik, dikenal masyarakat dan memiliki nilai ekonomi.

Sebelumnya, Kalapas Kelas IIB TBA Refin Tua Simanullang bersama jajaran juga telah melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina.

Dalam audiensi tersebut, pihak Lapas turut menyerahkan miniatur rumah pohon yang merupakan salah satu hasil karya warga binaan.
(eko)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PAD Tanjungbalai Berpotensi Bertambah, Data BPN Ungkap 2.030 Objek Pajak Belum Padanan
14 Pengunjung Positif Narkoba, PP Tanjungbalai Selatan Desak Wali Kota Tutup Permanen Kito Cafe
Lantik Pengurus LP3KD, Rico Wass Ajak Berkolaborasi Bangun Pemko Medan
Buka Sosialisasi Bahaya Narkoba, Wakil walikota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Bersama Forkopimda Hadiri Syukuran Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI
Wali Kota Mahyaruddin Salim Letakkan Batu Pertama Rehabilitasi Gedung RSUD dr Tengku Mansyur
komentar
beritaTerbaru