Selasa, 15 September 2026

Festival Bunga dan Buah 2026 Meriah, Wagub Sumut dan Menkop RI Lepas Pawai Spektakuler di Berastagi

Administrator - Jumat, 31 Juli 2026 21:02 WIB
Festival Bunga dan Buah 2026 Meriah, Wagub Sumut dan Menkop RI Lepas Pawai Spektakuler di Berastagi
Istimewa
sumut24.co -KARO, Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026 berlangsung semarak dengan parade mobil hias bertabur bunga segar dan buah-buahan hasil pertanian lokal yang memukau ribuan pengunjung di Kota Berastagi, Kamis (30/7/2026). Perhelatan tahunan yang menjadi ikon pariwisata Kabupaten Karo ini kembali menampilkan perpaduan harmonis antara kekayaan alam, budaya, dan sektor pertanian..

Baca Juga:
Pawai secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, didampingi Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono serta Bupati Karo Antonius Ginting, dari Taman Mejuah-juah, Berastagi.

Sejak pagi, ribuan warga dan wisatawan memadati sepanjang rute pawai, mulai dari kawasan tribun utama hingga Taman Mejuah-juah. Antusiasme masyarakat terlihat saat menyaksikan iring-iringan mobil hias yang dihiasi aneka bunga warna-warni dan buah-buahan unggulan khas Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Wagub Sumut Surya mengatakan Festival Bunga dan Buah telah menjadi agenda pariwisata nasional yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Menurutnya, festival tersebut menjadi bukti kekayaan alam dan budaya Kabupaten Karo yang mampu memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi wisata unggulan.

"Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi merupakan warisan budaya yang terus hidup dan menjadi identitas masyarakat Karo dari generasi ke generasi," ujar Surya.

Kemegahan pawai diawali dengan penampilan marching band yang membangkitkan semangat para penonton, kemudian dilanjutkan parade mobil hias yang menampilkan berbagai kreasi seni berbahan dasar bunga segar dan hasil pertanian lokal. Tak hanya itu, peserta juga mengenakan busana kreatif yang dirancang menggunakan berbagai elemen hasil bumi khas Kabupaten Karo.

Suasana semakin meriah dengan penampilan kuda-kuda hias yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata Berastagi. Beragam atraksi budaya turut memukau pengunjung sepanjang jalur pawai.


Festival Bunga dan Buah 2026 diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan kecamatan dan desa, BUMN, BUMD, pelaku usaha, komunitas, hingga berbagai elemen masyarakat Kabupaten Karo yang menampilkan kreativitas bertema bunga, buah, dan kekayaan budaya daerah.

Tidak hanya menyuguhkan parade budaya dan hasil pertanian, festival tahun ini juga menghadirkan ritual adat Erpangir Ku Lau, salah satu tradisi sakral masyarakat Karo yang diwariskan secara turun-temurun.

Erpangir Ku Lau merupakan ritual pembersihan diri menggunakan pangir, ramuan tradisional yang terdiri dari dedaunan aromatik, bunga-bungaan, serta jeruk purut yang disiramkan dengan air dari sumber mata air. Dalam filosofi masyarakat Karo, ritual ini melambangkan penyucian diri, membuang energi negatif, memohon kesehatan, serta ungkapan syukur atas limpahan hasil bumi.

Kehadiran ritual tersebut menjadi simbol kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan sektor pariwisata, pelestarian budaya lokal, dan penguatan potensi pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.

Festival Bunga dan Buah 2026 pun kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda wisata unggulan Sumatera Utara yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya dan produk pertanian Kabupaten Karo ke tingkat nasional.(Syaf)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
APBD Kota Medan 2027 Disepakati Sebesar Rp6,98 Triliun Lebih
Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini
Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan
Beli Lipstik Premium Marnia di Medan Sekaligus Donasikan 30 Persen Hasil Penjualan untuk Anak Autis
Soroti Penjualan Aset Disdikbud, Kasman Lubis Minta Pelaku Ditindak Tegas dan Evaluasi Sistem Pengamanan Aset
Maulid Nabi di Pondok Batuan, Pemko Medan Tantang Remaja Masjid Lahirkan Generasi Berakhlak
komentar
beritaTerbaru