sumut24.co -RANTAUPRAPAT, Bagi sebagian orang, secangkir kopi mungkin hanya menjadi teman untuk memulai hari. Namun, bagi
15 pemuda dan pencari kerja di Kabupaten
Labuhanbatu, kopi kini menjadi pintu menuju keterampilan, kemandirian ekonomi, dan harapan untuk membangun usaha sendiri.
Baca Juga:
Harapan tersebut hadir melalui Program Pelatihan Kewirausahaan Barista Coffee yang diselenggarakan PT
PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rantauprapat, berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten
Labuhanbatu.Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
PLN Peduli tersebut dirancang untuk mendukung terciptanya wirausaha baru di sektor kopi sekaligus memperluas akses peningkatan kompetensi bagi masyarakat usia produktif.
General Manager
PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyerahkan secara simbolis bantuan pelatihan dan paket peralatan usaha barista kepada Pemerintah Kabupaten
Labuhanbatu di Kantor
PLN UP3 Rantauprapat, Rabu (22/7/2026). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi
15 peserta terpilih dari sejumlah wilayah di Kabupaten
Labuhanbatu, khususnya Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan.Setiap peserta memperoleh satu paket peralatan usaha yang terdiri atas satu unit mesin espresso, satu unit grinder kopi, satu set peralatan manual brew, dan satu unit timbangan digital. Para peserta juga memperoleh bahan praktik, sertifikat pelatihan, serta pembekalan keterampilan barista selama tiga hari.
Materi pelatihan mencakup teknik manual brew, dasar pengoperasian mesin espresso, milk steaming, latte art dasar, dan pelayanan pelanggan. Selain kemampuan meracik minuman, peserta dibekali pengetahuan mengenai pemasaran digital, penyusunan harga pokok produksi, penentuan harga jual, serta strategi pengelolaan usaha kopi.General Manager
PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan bahwa program pemberdayaan masyarakat perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian agar bantuan yang diberikan dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
"Pemberdayaan bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sarana agar masyarakat memiliki keberanian untuk memulai usaha. Kami berharap para peserta dapat menjadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan pendapatan dan pada waktunya menciptakan lapangan kerja baru," ujar Mundhakir.Menurut Mundhakir, sektor kopi memiliki peluang ekonomi yang luas karena melibatkan berbagai mata rantai usaha, mulai dari petani, pengolah, distributor, peracik kopi, hingga pelaku usaha kedai. Peluang tersebut perlu ditangkap melalui peningkatan kompetensi, inovasi produk, konsistensi kualitas, pelayanan yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital.
Ia menambahkan, kolaborasi antara badan usaha, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun program pemberdayaan yang tepat sasaran. Melalui sinergi tersebut, program diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.Kegiatan pelatihan turut dihadiri Manager
PLN UP3 Rantauprapat, Syaiful Hannan; Bupati
Labuhanbatu yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten
Labuhanbatu, Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd.; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten
Labuhanbatu, Drs. Ikramsyah Putra Nasution; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten
Labuhanbatu, Nelson Muhammad Bangun, S.T., M.M.; serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten
Labuhanbatu, Zulkarnain Siregar, S.Sos.
Sebanyak
15 peserta penerima manfaat telah melalui proses seleksi dan menyatakan komitmen untuk membuka maupun mengembangkan usaha mandiri di bidang kopi. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pendampingan dari instruktur Komunitas Ikabinaenpabarista melalui sesi teori dan praktik.Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten
Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga, mengapresiasi sinergi
PLN dan pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi langkah nyata
PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semoga kolaborasi antara
PLN dan Pemerintah Kabupaten
Labuhanbatu dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan masyarakat," kata Sarimpunan.Melalui program ini,
PLN UID Sumatera Utara berharap para penerima manfaat tidak hanya memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan secara mandiri. Usaha yang dirintis para peserta diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten
Labuhanbatu.
Kolaborasi
PLN dan Pemerintah Kabupaten
Labuhanbatu tersebut sekaligus menegaskan peran perusahaan sebagai mitra pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari keterampilan meracik kopi, semangat kewirausahaan diharapkan tumbuh, berkembang, dan menjadi energi baru bagi perekonomian daerah. (C04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News