Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina menargetkan sebanyak delapan desa yang selama ini belum menikmati layanan listrik PLN akan segera teraliri listrik pada tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Mandailing Natal, Afrizal Nasution, saat membacakan sambutan Bupati Madina dalam acara Gebyar Bantuan Listrik Gratis "Terang Bersama PLN dan Garuda TV" yang digelar di Desa Muara Soro, Kecamatan Kotanopan, Sabtu (25/7/2026).
Dalam sambutan tersebut, Afrizal menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) dan kru Garuda TV yang telah berkolaborasi menghadirkan program kemanusiaan untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, kami mengucapkan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada PT PLN yang telah memberikan perhatian besar terhadap permohonan kami untuk mewujudkan Madina yang terang benderang," ujar Afrizal saat membacakan pidato Bupati.
Pemkab Madina sebelumnya telah mengajukan usulan agar 22 desa yang tersebar di tujuh kecamatan dapat memperoleh akses jaringan listrik PLN.
Dari usulan tersebut, melalui koordinasi dan sinergi bersama PLN, sebanyak delapan desa ditargetkan mulai menikmati listrik pada tahun 2026. Salah satu desa yang menjadi prioritas adalah Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan.
Desa Patialo bahkan telah lebih dahulu menikmati penyalaan listrik secara simbolis yang dilakukan langsung oleh Bupati Mandailing Natal pada Kamis, 23 Juli 2026.
Pemkab Madina berharap pembangunan jaringan listrik di desa-desa lainnya dapat segera diselesaikan sehingga seluruh target pada tahun ini dapat direalisasikan.
Sekda Afrizal juga mengapresiasi dukungan masyarakat, khususnya warga Desa Patialo, yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan jaringan listrik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada kru Garuda TV yang turut mengangkat proses pembangunan listrik desa sehingga mendapat perhatian lebih luas.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan listrik ke wilayah terpencil merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat.
"Keberhasilan ini tidak akan tercapai tanpa kerja sama yang baik dari seluruh pihak. Semoga hadirnya listrik desa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan perekonomian saat ini," katanya.
Usai menghadiri kegiatan tersebut, Sekda Mandailing Natal bersama rombongan melanjutkan agenda dengan mengunjungi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kotanopan.
Dalam dialog bersama pelaku usaha, Afrizal mendengarkan berbagai aspirasi terkait kendala yang masih dihadapi, terutama persoalan akses permodalan, pengembangan usaha, hingga pemasaran produk.
Pemerintah Kabupaten Madina berkomitmen terus mendorong pemberdayaan UMKM seiring meningkatnya ketersediaan infrastruktur dasar, termasuk akses listrik yang dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas usaha masyarakat.
Kegiatan Gebyar Bantuan Listrik Gratis tersebut turut dihadiri oleh Kepala UPT III PLN Padangsidimpuan, jajaran PLN ULP Kotanopan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Forkopimcam Kotanopan, Camat Kotanopan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Kotanopan, serta tokoh masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemerataan akses energi listrik di Kabupaten Mandailing Natal sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News