Kamis, 30 April 2026

Sidang Paripurna DPRD, Bupati Pakpak Bharat Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun 2025

Administrator - Rabu, 08 April 2026 10:36 WIB
Sidang Paripurna DPRD, Bupati Pakpak Bharat Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun 2025
Istimewa
sumut24.co -PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan Pidato Nota Pengantar tentang LKPJ Bupati Tahun 2025 dihadapan Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat (07/04).

Baca Juga:
Diawal pidatonya, Franc menyampaikan selamat idul fitri bagi segenap anggota DPRD dan masyarakat muslim Kabupaten Pakpak Bharat, serta juga menyampaikan selamat paskah bagi segenap umat kristiani di Kabupaten ini.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban, sering disebut LKPJ merupakan laporan kinerja tahunan yang disampaikan oleh Kepala Daerah kepada DPRD dalam Sidang Paripurna, yang disampaikan paling lama tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

LKPJ mencakup realisasi anggaran, pelaksanaan program, serta capaian pembangunan untuk meningkatkan transparansi dan perbaikan kinerja Pemerintah Daerah.

Dalam pidato nota pengantarnya, Franc merinci seluruh program APBD Pakpak Bharat Tahun 2025 yang berfokus pada berbagai urusan Pemerintahan, kesejahteraan sosial, layanan masyarakat, dan berbagai urusan lainnya.

Pembukaan Masa Sidang I DPRD Pakpak Bharat Tahun 2026 ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pakpak Bharat Elson Angkat, SS dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Bupati Pakpak Bharat Tentang LKPJ Bupati Tahun 2026.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wujud Kepedulian Pemerintah, Wakil Bupati Asahan Salurkan Bantuan Pangan di Bandar Pulau
Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dari Malaysia, Bupati Asahan Berikan Apresiasi Tinggi ke Polres
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Forum Akselerator Di Palembang
Bupati Pakpak Bharat Menghadi Musrenbang RKPD Propinsi Sumut Tahun 2027
Bupati Asahan Terima Kunjungan Tim Supervisi Lomba HKG-PKK Provsu
Shohibul Anshor Siregar: LKPJ Medan 2025 Ungkap Kegagalan Struktural, Proyek Drainase Hanya Jadi "Pemborosan Negara"
komentar
beritaTerbaru