Saat Sosper No 7/2024, Modesta Marpaung SKM S Keb Sahuti dan Beri Solusi Terkait Aspirasi Warga
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Baca Juga:Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kali ini, warga menyoroti aktivitas PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Para yang diduga membuang limbah ke aliran Sungai Bahilang.
Dugaan tersebut muncul setelah sejumlah warga di sekitar Desa Dolok Merawan, Kecamatan Dolok Merawan, mengaku mengalami gangguan kesehatan berupa gatal-gatal pada kulit dalam beberapa waktu terakhir.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, keluhan tersebut mulai dirasakan sejak air sungai diduga tercemar limbah. Menurutnya, sebelumnya masyarakat kerap beraktivitas di sungai tanpa mengalami gangguan serupa.
"Kami menduga kuat penyakit gatal-gatal ini akibat air Sungai Bahilang. Dulu kami sering ke sungai dan tidak pernah seperti ini. Tapi sekarang setelah ada dugaan limbah mengalir ke sana, banyak warga mulai merasakan dampaknya," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Warga menyebut, Sungai Bahilang selama ini menjadi salah satu sumber aktivitas masyarakat, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan sehari-hari. Namun sejak muncul dugaan pencemaran, masyarakat mulai khawatir terhadap dampak kesehatan yang lebih luas.
Sebagai langkah awal, warga telah mengambil sampel air sungai untuk diserahkan kepada instansi terkait guna dilakukan uji laboratorium. Mereka berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh agar penyebab pasti dapat diketahui.
"Kami sudah ambil sampel air untuk dibawa ke dinas lingkungan hidup. Harapannya bisa segera diuji agar jelas apakah ini benar karena limbah atau bukan," tambahnya.
Jika tidak segera ditangani, warga khawatir kondisi tersebut akan berdampak lebih luas, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar aliran Sungai Bahilang.
Sementara itu, pihak manajemen PT Perkebunan Nusantara III Kebun Gunung Para, Akbar, saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 09.27 WIB melalui pesan singkat WhatsApp memberikan tanggapan.
"Salam kenal. Silakan datang dan jumpai humas kami, biar kami jelaskan atau lihat sendiri proses penanganan kolam limbah PPK serta mungkin keterangan dari humas kami terkait tindak lanjut peraturan lingkungan yang sudah kami jalankan selama ini," tulisnya.
Di hari sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup Kabupaten Serdang Bedagai, Reza Firmansyah, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.
"Besok (mengatakan hari ini) kami bersama tim lingkungan hidup akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan," ujarnya melalui pesan singkat. (Fani)
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota
Semoga Jadi Haji Mabrur&rdquo, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
kota
Tak Perlu Khawatir, Data Dijamin Aman! Bupati Padang Lawas Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
kota
Pengajian Sejuta Selawat di Madina Jadi Sorotan, Bupati Saipullah Serukan Madina Bersih Narkoba
kota