Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Baca Juga:
- Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan
- Dengan Tema "Guyub Merdeka" Warga Komplek Perum Lingkungan VII Tanara Meriahkan HUT RI ke 81 Melalui Berbagai Perlombaan
- Wakil Bupati Asahan Resmi Buka Gala Siswa Indonesia 2026, Wadah Lahirkan Bibit Pesepak Bola Berkarakter dan Berprestasi
Sidang Dewan Keamanan PBB ini digelar khusus atas permintaan Indonesia dan Prancis, serta dibuka oleh Presiden DK PBB yang juga Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz.
Dalam pernyataannya, Dubes Umar Hadi secara khusus menyebut ketiga nama prajurit TNI yang tewas. Mereka adalah Mayor Zulmi Aditya Iskandar (33), Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan (25), dan Kopral Farizal Rhomadhon (27).
Kopral Fahrizal tewas saat bertugas di Battalion Indonesia di Adchit Al Qusayr. Sementara Mayor Zulmi dan Sersan Satu Muhammad tewas dalam serangan terhadap konvoi logistik di Bani Hayyan.
Selain ketiga prajurit TNI yang tewas itu, lima lainnya menderita luka-luka. Mereka yang luka adalah Kapten Sulthan Wirdean Maulana, Kopral Rico Pramudia, Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Prajurit Deni Rianto.
"Kita tidak dapat menerima pembunuhan terhadap pasukan penjaga perdamaian ini. Ini adalah kerugian besar bagi Indonesia. Ini juga merupakan kerugian besar bagi kita semua — bagi PBB, bagi Dewan ini, dan bagi setiap komunitas yang memandang pasukan penjaga perdamaian sebagai simbol harapan dan perdamaian," ujar Dubes Umar Hadi berapi-api.
Indonesia mendesak semua pihak terkait untuk memastikan pemulangan jenazah ketiga personel yang meninggal dunia secara cepat, aman, dan bermartabat, dan meminta perawatan medis terbaik dan perawatan komprehensif bagi kelima personel penjaga perdamaian yang terluka untuk memastikan pemulihan mereka sepenuhnya dan dengan cepat.
Dubes Umar Hadi juga mengatakan, eskalasi saat ini tidak muncul begitu saja, melainkan berakar dari serangan berulang kali oleh militer Israel ke wilayah Lebanon.
Indonesia mengutuk keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon. Indonesia terus menunjukkan solidaritasnya kepada pemerintah dan rakyat Lebanon.
Dubes Umar Hadi yang duduk di sebelah kiri perwakilan Lebanon meminta agar pihak yang melakukan kejahatan ini dimintai pertanggungjawaban mereka secara hukum.
"Kekebalan tidak boleh menjadi standar. Dan serangan kepada pasukan penjaga perdamaian tidak boleh terulang kembali dan ditoleransi," masih katanya.
Pada bagian akhir Dubes Umar Hadi meminta semua partai yang terlibat dalam konflik, termasuk Israel, untuk menegakkan kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan segera menghentikan serangan dan prilaku agresif yang membahayakan personel dan properti PBB. Red
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News
Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber
News