sumut24.co -TANJUNGBALAI, Wali Kota
Tanjungbalai Mahyaruddin Salim turun langsung memantau pelaksanaan Gerakan
Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Datuk Bandar, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga:
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah konkret Pemerintah Kota
Tanjungbalai dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda atau yang mewakili, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tajul Abrar Ritonga, Kadis
Pangan, Pertanian dan Perikanan Muslim, Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian Wiwi Fitria, Kabag Perekonomian Rini Diana, Camat Datuk Bandar Syamsul Efendi, para lurah se-Kecamatan Datuk Bandar, serta masyarakat setempat.
Dalam keterangannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa Gerakan
Pangan Murah merupakan agenda rutin Pemko
Tanjungbalai yang digelar menjelang hari besar keagamaan untuk menekan gejolak harga di pasaran."GPM ini bertujuan memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan," ujarnya.
GPM dipelopori oleh Dinas
Pangan, Pertanian dan Perikanan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Badan
Pangan Nasional, Bank Indonesia, serta Bulog Divre Kisaran.Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar, di antaranya beras SPHP Rp56.500 per 5 kilogram, telur ayam Rp48.000 per papan, Minyak Kita Rp14.500 per kilogram, serta gula pasir Rp17.000 per kilogram.
Wali Kota berharap masyarakat dapat memanfaatkan Gerakan
Pangan Murah ini sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta ketahanan pangan di Kota
Tanjungbalai. (eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News