PSMS Menang Telak 6-0 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
Baca Juga:
Rakor tersebut dihadiri pimpinan pemerintahan dari tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, serta seluruh kepala daerah kabupaten/kota terdampak bencana di Sumatera. Termasuk 18 daerah di Sumut yang menjadi pembahasan terkait kondisi terkini sekaligus laporan upaya pemulihan pascabencana.
Pada kesempatan itu, Wagub Surya menyampaikan bahwa berdasarkan data yang disajikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terdapat lima daerah yang masih menjadi perhatian karena terdampak cukup parah akibat banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Kelima daerah tersebut yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailingnatal, dan Kota Sibolga. Selain itu, perekonomian di sejumlah wilayah juga belum berjalan optimal karena kendala pemulihan sarana dan prasarana.
"Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan pastikan lagi data yang ada di semua kabupaten/kota terdampak bencana, agar data yang kita kirimkan nanti valid dan menjadi acuan bagi pemerintah pusat, serta seluruh OPD yang ada di provinsi," ujar Surya kepada pimpinan OPD yang hadir. Di antaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Tuahta Saragih, Asisten Pemerintahan Umum Basarin Tanjung, Kepala Dinas Kesehatan Faisal Hasrimi, serta pejabat lainnya.
Sebagai pembina pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Sumut berdasarkan hasil Rakor tersebut akan memasukkan seluruh data ke dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang akan menjadi acuan bagi kementerian terkait serta seluruh pimpinan OPD provinsi.
Secara teknis, Kepala BPBD Sumut Tuahta Saragih menjelaskan bahwa pihaknya juga tengah menggelar Rakor lanjutan untuk memvalidasi dan menyesuaikan data agar terkoneksi dengan R3P.
"Jadi kita harus detailkan lagi, kita koordinasikan lagi semua kerusakan yang ada, dengan BPBD kabupaten/kota. Hasilnya ini nanti kita sampaikan juga ke OPD lain (terkait), sehingga upayanya berjenjang," jelas Tuahta.
Untuk langkah tersebut, Pemprov Sumut menargetkan R3P rampung hingga menghasilkan Surat Keputusan (SK) Gubernur pada 31 Januari 2026. Dengan demikian, data tersebut dapat menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten/kota, serta digunakan apabila diperlukan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian yang memimpin Rakor menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus mengecek kondisi berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti rumah sakit, Puskesmas, sekolah, infrastruktur, perekonomian, rumah ibadah, serta aktivitas sosial kemasyarakatan. Hal ini mengingat sejumlah daerah mengalami dampak bencana yang cukup signifikan sehingga memerlukan perhatian lebih dalam proses pemulihan.
"Jadi Rakor ini sangat penting untuk kita mengetahui langkah dan upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terdampak bencana. Dan saya terimakasih kepada daerah di Sumatera Utara yang sudah berhasil melakukan pemulihan pascabencana," pungkasnya.*
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut
News
Tak Ingin Molor, Wali Kota Padangsidimpuan Koordinasi dengan BPKP Soal Percepatan Huntap
News
Pengurus PP Polri Tapsel 20262031 Dikukuhkan, Kompol Purn Daulat Mhd Zein Harahap Jadi Ketua
News
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
News
DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Kota
Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah
News
JAKARTA Sumut24.co PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulat
News
Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang
News
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
News