sumut24.co -TANJUNGBALAI, Wali Kota
Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin apel perdana Pemerintahan Tahun
2026, Senin (5/1/
2026).
Baca Juga:
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan guna mewujudkan Visi
Tanjungbalai EMAS.Mahyaruddin menekankan pentingnya peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pelaksanaan program kerja yang terencana, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Mengawali amanatnya, Wali Kota menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru
2026 kepada seluruh jajaran Pemko
Tanjungbalai. Ia berharap tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal."Memasuki tahun
2026, seluruh perangkat daerah diminta menyusun dan melaksanakan rencana kerja yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota
Tanjungbalai," katanya.
Terkait dengan pembayaran utang pihak ketiga, Mahyaruddin menyebutkan sekitar 70 persen telah ditampung dalam APBD Tahun
2026. Meski menjadi beban masa lalu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan kewajiban tersebut.Dalam hal pengelolaan keuangan daerah, Wali Kota menargetkan laporan keuangan Pemko
Tanjungbalai tetap meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ia menegaskan laporan keuangan harus disampaikan kepada BPK RI paling lambat akhir Februari
2026.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat, Mahyaruddin mengingatkan seluruh OPD agar tetap fokus pada pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, kebersihan, dan infrastruktur.Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pencegahan kebocoran PAD yang harus didukung seluruh elemen, termasuk ASN, melalui kepatuhan membayar pajak dan penggunaan transaksi non-tunai.
Mahyaruddin Salim dalam arahannya juga mengingatkan agar para OPD yang mengalami penggabungan maupun pemindahan bidang segera melakukan penyesuaian, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan dan pelaksanaan kegiatan."Efisiensi penggunaan BBM, perawatan, serta rehabilitasi kendaraan dinas juga diperketat," katanya.
Di bidang lingkungan, Wali Kota, Mahyaruddin Salim menegaskan program normalisasi sungai akan terus dilaksanakan sebagai upaya antisipasi sedimentasi, banjir, serta penataan kota yang bersih, rapi, dan indah."Saya mengajak agar seluruh elemen masyarakat untuk mengoptimalkan gotong royong dan disiplin membuang sampah sesuai dengan aturan," pungkasnya. (eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News