sumut24.co -BALIGE, Keinginan untuk memajukan pariwisata di Kabupaten
Toba menjadi hal yang menarik dan selalu mendapat perhatian berbagai pihak.
Baca Juga:
Kekayaaan alam di Kabupaten
Toba diyakini mampu menjadi sumber utama peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penetapan sejumlah desa wisata."Dalam hal ini kita melihat pentingnya pendampingan untuk menjadikan desa wisata itu naik dari klasifikasi rintisan menuju tingkat berikutnya" sebut Dr Sumihar Sebastiana Sitompul S.Sos M.Si, akademisi dari Poltekpar Medan, dijumpai di Balige, Kamis (13/11/2025).
Kegagalan untuk mencapai kesuksesan dan kesejahteraan yang dimaksud salah satunya akibat minimnya profesionalisme sumber daya manusia bidang pariwisata."Sejak tahun 2015 pemerintah menetapkan desa wisata
Toba, kategori desa wisata kota belum beranjak naik tingkat. 10 tahun sudah cukup seharusnya. Jadi perlu terobosan bagaimana desa wisata rintisan ke level berikutnya.
Karakter nya dulu kita benahi, tegur, sapa, salam harus menjadi hal mendasar dan harus dimiliki masyarakat yang menjadi pelaku pariwisata", imbuh Budi Sinaga salah seorang pegiat pariwisata
Toba saat berbincang hangat di Onand Coffee Balige.Keseriusan perbincangan diantara akademisi dan praktisi ini menyimpulkan pentingnya implementasi pendampingan desa wisata untuk tujuan mulia peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Des)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News