Wabup Pakpak Bharat Meninjau Pelaksanaan Posyandu Bulanan
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd meninjau pelaksanaan Posyandu Bulanan di desa Kuta Meria
News
Baca Juga:
- Terungkap! Direktur CV Rafli Akbar Ternyata Sudah Dipanggil Berulang Kali Tapi Mangkir Akhirnya Jadi Tersangka, Ini Kronologinya
- Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Desa Akhiruddin Rampung, Kejari Padangsidimpuan Tegaskan Sudah Sesuai SOP: Tidak Ada Arogansi, Semua Prosedural
- Janji Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan, Jalan BM Muda Padangsidimpuan Tak MANTAP Hampir Tiga Periode
Tak hanya itu, PT DNG yang dipimpinnya juga diduga kuat berada di balik maraknya jalan rusak dan berlubang di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan ini disebut sebagai akibat dari praktik pengadaan proyek yang sarat kolusi dan nepotisme.
*KPK Geledah Rumah dan Kantor Kirun*
Penggeledahan dilakukan pada Jumat pagi (4/7/25), sekitar pukul 09.50 WIB di dua lokasi berbeda, yakni rumah pribadi Kirun di Jalan Mawar dan kantor PT DNG di Jalan Tratai, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.
Dalam penggeledahan itu, KPK menurunkan dua tim dengan sekitar 7 hingga 8 penyidik, membawa dua koper besar yang diduga berisi dokumen dan barang bukti lain.
Penggeledahan ini berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan Kadis PUPR Sumut, Topan Ginting, yang dikenal dekat dengan Kirun.
Banyak pihak menilai keduanya ibarat duet maut: Topan sebagai "ketua kelas" proyek dan Kirun sebagai "bendahara kelas" yang mengatur jalur uang dan aliran proyek.
*PT DNG dan Jalan Rusak di Tabagsel*
Sudah lama warga Tabagsel mengeluhkan kualitas pembangunan jalan yang buruk. Banyak proyek yang baru selesai dalam hitungan bulan, namun sudah rusak parah, berlubang, bahkan membahayakan pengguna jalan.
PT DNG disebut sebagai kontraktor utama yang sering mendapatkan proyek infrastruktur di daerah tersebut.
Tapi alih-alih memberikan hasil memuaskan, proyek yang mereka tangani justru menuai sorotan tajam. Masyarakat pun bertanya-tanya: bagaimana bisa satu perusahaan mendominasi banyak tender, tapi kualitasnya buruk?
"Jalan di sini seperti tambalan kain. Baru diperbaiki, rusak lagi. Kalau dicek siapa yang kerjakan, ya itu-itu saja. PT DNG," ungkap seorang warga Padangsidimpuan Selatan.
Praktik proyek abal-abal seperti ini bukan hanya soal inefisiensi anggaran, tapi juga berujung pada penderitaan masyarakat. Jalan berlubang memperbesar risiko kecelakaan, menghambat akses warga ke sekolah, rumah sakit, dan pasar, serta memperlambat pergerakan ekonomi.
Dugaan kuat muncul bahwa proyek-proyek ini dikerjakan tidak sesuai spesifikasi, bahkan ditengarai menjadi lahan empuk bagi oknum pejabat dan kontraktor yang bermain mata. Kirun dan PT DNG diduga bagian dari jaringan tersebut.
Yang memperkeruh situasi adalah hubungan historis antara Topan Ginting dan Gubernur Sumut Bobby Nasution. Topan dikenal sebagai eks anak buah Bobby saat menjabat Wali Kota Medan, sebelum akhirnya menjabat Kadis PUPR.
Relasi ini membuat publik bertanya-tanya, apakah hanya Topan dan Kirun yang bermain, atau ada aktor besar lain yang terlibat di balik layar?
"Kalau Kirun itu bendahara kelas, Topan Ginting ketua kelasnya. Tapi siapa wali kelasnya? Masyarakat layak tahu dan KPK harus berani bongkar semua," komentar Bang Regar yang merupakan pemerhati kebijakan publik Tabagsel.
Dari Pantauan dilapangan, terlihat tim gabungan kepolisian bersenjata lengkap mengawal proses penggeledahan di dua titik hingga berita ini di tayangkan.zal
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd meninjau pelaksanaan Posyandu Bulanan di desa Kuta Meria
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota T
News
Bupati BUMD Bhineka Perkasa Jaya Harus Dikelola Secara Profesional
kota
sumut24.co MedanPemerintah Kota Medan kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan publik. Di masa kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Put
kota
sumut24.co MedanMusyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan menjadi ruang penting untuk melahirkan keputusan yan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut hangat kunjungan President (Rektor) Hyejeon University, Prof. Dr. Lee
kota
sumut24.co JakartaPasar modal Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat. Pertumbuhan
Ekbis
sumut24.co MedanTelkomsel memastikan kesiapan layanan GraPARI untuk mendukung kebutuhan pelanggan pascabencana yang melanda wilayah Aceh d
Ekbis
sumut24.co BALIGE, Pendistribusian makan bergizi gratis (MBG) yang telah berjalan sejak tahun 2025 kepada sejumlah siswa di Kabupaten Toba
News
Medan sumut24.co Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar menertibkan bangunan tembok setinggi 3 (tiga) meter panjang 50 meter di Lungkungan V P
kota