Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Tahan Direktur Utama PT. Prima Alloy Steel Universal (PASU)
sumut24.co Medan, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang tersangka dalam Perkara D
kota
Baca Juga:
- Terungkap! Direktur CV Rafli Akbar Ternyata Sudah Dipanggil Berulang Kali Tapi Mangkir Akhirnya Jadi Tersangka, Ini Kronologinya
- Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Desa Akhiruddin Rampung, Kejari Padangsidimpuan Tegaskan Sudah Sesuai SOP: Tidak Ada Arogansi, Semua Prosedural
- Janji Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan, Jalan BM Muda Padangsidimpuan Tak MANTAP Hampir Tiga Periode
Kedua lokasi tersebut adalah rumah pribadi pemilik PT DNG di Jalan Mawar dan kantor perusahaan itu sendiri di Jalan Tratai, kawasan Padangsidimpuan Selatan. Penggeledahan dimulai sekitar pukul 09.50 WIB dan berlangsung dalam penjagaan ketat aparat keamanan.
Tidak main-main, dua tim KPK diturunkan langsung dari Jakarta lengkap dengan dua koper besar yang diyakini untuk mengangkut dokumen dan barang bukti penting. Aksi ini sontak menyedot perhatian publik karena menyentuh ranah elite dan pengusaha lokal yang selama ini terkesan "tak tersentuh".
*Siapa Topan Ginting dan Kenapa Ini Heboh?*
Topan Ginting bukan nama sembarangan. Ia adalah mantan Kadis PUPR Sumut yang dikenal dekat dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Dalam kasus OTT yang menjeratnya, Topan diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur besar-besaran yang digelar di bawah kepemimpinan Bobby.
Meski hingga saat ini belum ada bukti keterlibatan langsung Bobby Nasution, status Topan sebagai mantan anak buahnya membuat publik bertanya-tanya: Apakah ini akan menyeret nama besar lainnya?
Keterlibatan PT DNG dalam pusaran kasus ini menambah panas isu. Perusahaan ini diduga terlibat dalam proyek yang menjadi lahan bancakan korupsi. Kediaman dan kantor perusahaan pun tak luput dari penggeledahan. Hingga kini, KPK belum mengumumkan secara resmi hasil dari penyisiran tersebut.
Seorang warga di sekitar lokasi penggeledahan mengungkapkan kekagetannya. "Tiba-tiba banyak mobil datang. Petugas pakai rompi KPK masuk bawa koper. Kami semua di sini kaget, ternyata rumah bos PT itu digeledah," ujarnya.
Penggeledahan ini jelas menjadi pukulan bagi kredibilitas pemerintah daerah, terutama karena keterkaitan nama Bobby Nasution yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumut sekaligus menantu Presiden Joko Widodo.
Banyak pihak kini menantikan apakah kasus ini hanya akan berhenti di Topan Ginting, atau berkembang lebih jauh hingga menyentuh lingkaran kekuasaan yang lebih dalam.zal
sumut24.co Medan, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang tersangka dalam Perkara D
kota
sumut24.coSERGAI, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya meninjau langsung sejumlah agenda penting guna memastikan progres pembang
News
Kejati Sumut Tahan Dirut PT PASU, Kerugian Negara Penjualan Aluminium Capai Rp133,4 Miliar
kota
sumut24.co SERGAI, Mengawali agenda kerja pertengahan Januari 2026, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H.
News
sumut24.co SERGAI, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumate
News
KORSA Apresiasi Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika
kota
TPI Pantai Labu Lebih Modern & Instagramable
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd meninjau pelaksanaan Posyandu Bulanan di desa Kuta Meria
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota T
News
Bupati BUMD Bhineka Perkasa Jaya Harus Dikelola Secara Profesional
kota