DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Baca Juga:
Masalah yang dihadapi jauh lebih serius dari sekadar pelanggaran administrasi. Ini adalah cerminan dari krisis etik di lingkar elit kekuasaan. Dalam negara demokrasi yang sehat, jabatan publik bukan hanya peran birokratis, melainkan juga simbol tanggung jawab moral. Ketika perilaku pejabat jauh dari nilai-nilai kepantasan, maka pertanyaan tentang arah moralitas bangsa ini menjadi relevan untuk diajukan.
Ambil contoh dari Kota Tual, Maluku, beredar video yang memperlihatkan sosok yang diduga wali kota menyawer penyanyi di kelab malam. Meski belum ada pernyataan resmi, publik telanjur menilai. Jabatan publik tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral—bahkan dalam ranah pribadi.
Kisah dari Nusa Tenggara Barat tak kalah memprihatinkan. Seorang kepala desa diduga menyalahgunakan dana desa hingga ratusan juta rupiah untuk berpesta di tempat hiburan. Dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan malah dihamburkan demi kesenangan sesaat. Ini jelas bukan sekadar tindakan tidak etis, tapi pengkhianatan terhadap amanah warga.
Dari Medan, muncul kasus camat dan dua lurah yang terjerat penyalahgunaan narkoba. Namun sayangnya, hingga kini tak ada proses hukum yang jelas. Ketika pelanggaran berat hanya ditanggapi dengan pembiaran atau rotasi jabatan, rasa keadilan publik terinjak-injak. Paling anyar, Kepala desa yang viral nyawer di diskotik di Cirebon. Dari daftar kasus itu, hukum tampak tidak lagi adil—tajam ke bawah, tumpul ke atas.
Di Sumatera Selatan, pesta ulang tahun mewah seorang pejabat di hotel berbintang, yang didanai dari anggaran hibah, memunculkan pertanyaan besar. Apakah empati dan kesadaran sosial benar-benar telah hilang dari para pelayan publik?
Tak hanya eksekutif, kalangan legislatif pun ikut tercoreng. Beberapa anggota DPRD kedapatan berjudi dan karaoke saat jam kerja. Ini bukan sekadar soal kedisiplinan, melainkan bukti bahwa sebagian elite merasa jabatan adalah hak istimewa, bukan amanah untuk melayani.
Sebagian pejabat berusaha membela diri dengan menyatakan bahwa pesta-pesta itu menggunakan dana pribadi. Namun publik tidak semudah itu diyakinkan. Gaya hidup mewah tetap menciptakan kecurigaan—dari mana asal kekayaan tersebut? Menurut para ahli, tindakan seperti ini bukan sekadar kesalahan prosedural, tapi wujud nyata pengkhianatan terhadap kepercayaan konstituen. Sayangnya, sanksi yang dijatuhkan masih terlalu ringan. Tanpa penegakan hukum yang tegas dan konsisten, perilaku menyimpang semacam ini akan terus menjadi budaya.
Sudah saatnya lembaga pengawasan dan penegak hukum bertindak nyata, bukan sekadar simbolik. Negeri ini perlu reformasi yang tidak hanya menyentuh struktur birokrasi, tapi juga menyentuh jantung moral aparatur negara. Publik, media, dan institusi pendidikan harus bersinergi dalam membangun kesadaran etika publik. Ketika rakyat aktif mengawasi dan bersuara, ruang untuk penyimpangan akan menyempit.
Indonesia tidak kekurangan aturan bahkan sudah obesitas, masalahnya yang dibutuhkan adalah integritas dan keteladanan. Jabatan adalah amanah, bukan tempat berpesta. Etika publik adalah pondasi kepemimpinan yang sejati—dan sudah waktunya untuk ditegakkannya kembali.*
*Founder Ethics of Care/Anggota Komisi Yudisial 2015-2020
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Gus Irawan Kembali Nahkodai HKTI Sumut, Petani Jadi Fokus Utama
News
The Power of Small Acts Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi MasyarakatIndonesiasumut24.coPerubahan positif tidak selalu dimul
Umum
Bupati Solok Terima Kunjungan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri
News
Presiden PTM Eksekutif Sumut H. Ikrom Helmi Nasution Lepas Datuk Bandar Alor Setar, Saling Bertukar Cenderamata
News
Kota Medan & Pulau Pinang Ukir Prestasi Bersama, Raih Penghargaan IMTGT 2026
News
Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Resmikan Posyandu di Tapanuli TengahTapanuli Tengahsumut24.co Dompet Dhuafa meresmikan dua Posyandu yang diper
News
Kerjasama Kota Bersaudara Medan&ndashPulau Pinang 42 Tahun Silaturahmi, Kini Semakin Kokoh
News
KAWS Hadirkan KarakterKarakter Baru Bersama COMPANION dalam Koleksi UT Terbaru Tersedia mulai 14 SeptemberJakartasumut24.co 9 September 20
Umum
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peraturan Daerah tentang Perubahan Angaran Pendapatan Belanja Daerah Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2026 disahkan h
News