Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
kota
Baca Juga:Satu ekor sapi limousin berbobot lebih dari satu ton diturunkan di tanah kerontang Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/6/2025). Namun, yang diturunkan bukan semata hewan kurban. Ia hadir sebagai simbol—simbol perlawanan, pengharapan, dan penegasan kembali bahwa di ujung barat Pulau Jawa itu masih ada luka lama yang belum sembuh: luka keadilan.
Penyerahan sapi kurban itu dilakukan Great Institute, lembaga pemikiran kebangsaan yang baru saja diluncurkan, diwakili oleh Hendri Harmen. "Kami datang bukan sekadar menyerahkan hewan kurban," kata Hendri. "Kami datang untuk menyatakan bahwa warga Muncung tidak sendiri dalam perjuangan."
Ia mewakili Dr. Syahganda Nainggolan, ketua Dewan Direktur GREAT Institute, yang menurutnya sangat prihatin atas penderitaan warga. Sapi kurban yang diserahkan bukan sembarang sapi: jenis limousin dikenal sebagai salah satu ras unggul dari Eropa, dengan bobot yang bisa melampaui satu ton, tubuh kekar dan tinggi besar. Dalam konteks sosial, kurban semacam ini bukan cuma tentang daging, tapi tentang martabat.
Namun suasana di Desa Muncung jauh dari gegap gempita Idul Adha. Lebaran Haji kali ini—yang seharusnya jadi momen gembira—masih diliputi bayang-bayang muram dan getir. Sejak wilayah pesisir ini terkena dampak pembangunan kawasan elit PIK 2, kehidupan warga berubah drastis. Tanah dirampas, akses ke laut ditutup, dan suara rakyat ditekan oleh kekuatan besar yang bersenjatakan modal dan kekuasaan.
"Kami mengerti, rakyat bukan anti pembangunan," ujar Hendri, tegas. "Tapi pembangunan yang menyingkirkan rakyat dari tanah dan lautnya, itulah yang tidak bisa diterima. Rakyat hanya ingin satu hal: pembangunan yang adil."
Suara nelayan Khalid Miqdan, yang hadir mewakili warga, menggema lebih keras. "Indonesia itu tanah air," katanya. "Tapi tanahnya sekarang dirampas, dan airnya, lautnya, sempat ditutup dengan pagar-pagar. Lalu mana lagi arti Indonesia sebagai tanah air?"
Ia berdiri di bawah langit kelabu, tangannya menunjuk ke utara, ke arah laut yang sebagian telah menjadi kawasan tertutup. Para nelayan seperti dirinya bukan hanya kehilangan penghidupan, tapi juga identitas. "Kami dan laut itu satu," kata Khalid. "Mengganggu laut kami, sama saja mematikan kami perlahan."
GREAT Institute, menurut Khalid, telah hadir tidak sekadar sebagai pengamat. Mereka turun langsung, menyentuh luka, mendengar keluh, dan kini menyimbolkan kebersamaan dengan sapi kurban di Idul Adha. "Simbol kebersamaan itu penting," katanya. "Apalagi Idul Adha ini sangat lekat dengan kisah Nabi Ibrahim. Kita tahu, Nabi Ibrahim adalah simbol perlawanan terhadap Namrud, raja zalim."
Dalam tafsir yang mendalam, Nabi Ibrahim bukan hanya nabi pengorbanan. Ia adalah simbol dari keberanian menentang kuasa yang semena-mena. Dalam hadits sahih riwayat Ahmad, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sebaik-baik jihad adalah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim." Dan itulah yang kini dilakukan warga Muncung—dengan bahasa sederhana, dengan tubuh lelah dan harapan yang belum pupus.
"Kami ingin terang," ujar Khalid. "Terang yang mungkin datang, salah satunya karena GREAT Institute telah memilih untuk membersamai kami. Di saat yang lain diam, Anda datang."
Penyerahan sapi limousin itu mungkin hanya satu peristiwa kecil dalam kalender nasional. Tapi di Desa Muncung, ia dicatat sebagai momen besar—momen di mana rasa adil diperjuangkan bukan hanya dengan demonstrasi, tapi kebersamaan dalam momen Idhul Kurban. Selebihnya, seperti kata Hendri, "Semoga Allah SWT segera menyingkirkan kezaliman dari tanah ini." Sebab di antara tanah dan air itulah, rakyat masih berharap Republik ini kembali berpihak pada mereka yang tak bersuara. Rel
Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
kota
Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co MEDAN, Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Reses VI Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraks
kota
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
kota
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
News
sumut24.co Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga S,Si,AP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri peresmian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Dae
News
MEDAN Sumut24.co Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV d
News
sumut24.co Deliserdang, Sebanyak 1.726 peserta memeriahkan Deliserdang Run 2026 yang digelar di Desa Namo Tualang, Kecamatan BiruBiru, Min
News
sumut24.co Deliserdang, Car Free Night Deliserdang Weekend kembali menjadi magnet bagi masyarakat. Jalan Diponegoro, Lubuk Pakam, dipenuhi
News