Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
Baca Juga:Penertiban terhadap keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Tanjungbalai, Sumut, belakangan ini sudah menimbulkan buah bibir ditengah - tengah masyarakat.
Sorotan dari berbagai kalangan pun
kian berdatangan.Pasalnya, kebijakan penertiban dari Pemerintah Kota (Pemko) setempat itu dinilai merupakan suatu kebijakan yang bukan didasari pertimbangan kemanusian.
Menyikapi persoalan itu, anggota DPRD Kota Tanjungbalai dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Tedy Erwin, Selasa (22/4/25) mengatakan agar Pemko Tanjungbalai memberikan solusi terhadap penggusuran yang dialami oleh para pedagang.
" Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan itu cari hidup, bukan mencari kaya. Jadi, jangan bunuh kehidupan mereka," pungkasnya saat ditemui diruangan kerjanya.
Meskipun memberikan dukungan terhadap kebijakan tersebut, namun Tedy Erwin menekankan agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memberikan solusi atas persoalan yang dialami oleh para pedagang.
" Penertiban pedagang itu kita dukung, namun harus ada solusinya.Tanjungbalai ini tidak perlu dipimpin orang pintar. Pemimpinnya harus gila, dalam artian gila memberikan inovasi demi kemajuan, " pungkasnya.
Berbicara tata kelola yang berkaitan dengan geopolitik Nusantara, Tedy Erwin menambahkan agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melakukan penataan terhadap sejumlah pasar tradisional yang nantinya akan menjadi lokasi berjualan para pedagang.
" Ada 4 lokasi pasar tradisional dan penempatannya agar dijadikan sebagai ciri khas dagangan dari pedagang itu sendiri, " pungkasnya.
Sebagai contohnya, pertama, pasar mayat agar ditempatkan sebagai lapak jualan bagi pedagang pakaian, kedua pasar tradisional di Teluk Nibung agar menjadi ikon dagangan ikan, ketiga pasar yang ada diwilayah Kelurahan Sei Raja agar dijadikan sebagai pasar berjualan sayuran dan keempat lokasi kios didepan SMAN 2 yang dikelola oleh Dekranasda agar dijadikan sebagai pusat dagangan kerajinan tangan.
" Dan yang terpenting lagi, agar Jalan Asahan menuju Water Pron City dihiasi dengan gemerlap lampu hiasan untuk dijadikan sebagai pusat jajanan atau foud court termegah di Kota Tanjungbalai, " pungkasnya.
Dengan begitu tata kelolanya, sambung Tedy Erwin lagi, secara otomatis, Kota Tanjungbalai ini kedepannya ada ciri khas lokasi dagangannya masing - masing. (eko)
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News