Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:Penertiban terhadap keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Tanjungbalai, Sumut, belakangan ini sudah menimbulkan buah bibir ditengah - tengah masyarakat.
Sorotan dari berbagai kalangan pun
kian berdatangan.Pasalnya, kebijakan penertiban dari Pemerintah Kota (Pemko) setempat itu dinilai merupakan suatu kebijakan yang bukan didasari pertimbangan kemanusian.
Menyikapi persoalan itu, anggota DPRD Kota Tanjungbalai dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Tedy Erwin, Selasa (22/4/25) mengatakan agar Pemko Tanjungbalai memberikan solusi terhadap penggusuran yang dialami oleh para pedagang.
" Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan itu cari hidup, bukan mencari kaya. Jadi, jangan bunuh kehidupan mereka," pungkasnya saat ditemui diruangan kerjanya.
Meskipun memberikan dukungan terhadap kebijakan tersebut, namun Tedy Erwin menekankan agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memberikan solusi atas persoalan yang dialami oleh para pedagang.
" Penertiban pedagang itu kita dukung, namun harus ada solusinya.Tanjungbalai ini tidak perlu dipimpin orang pintar. Pemimpinnya harus gila, dalam artian gila memberikan inovasi demi kemajuan, " pungkasnya.
Berbicara tata kelola yang berkaitan dengan geopolitik Nusantara, Tedy Erwin menambahkan agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melakukan penataan terhadap sejumlah pasar tradisional yang nantinya akan menjadi lokasi berjualan para pedagang.
" Ada 4 lokasi pasar tradisional dan penempatannya agar dijadikan sebagai ciri khas dagangan dari pedagang itu sendiri, " pungkasnya.
Sebagai contohnya, pertama, pasar mayat agar ditempatkan sebagai lapak jualan bagi pedagang pakaian, kedua pasar tradisional di Teluk Nibung agar menjadi ikon dagangan ikan, ketiga pasar yang ada diwilayah Kelurahan Sei Raja agar dijadikan sebagai pasar berjualan sayuran dan keempat lokasi kios didepan SMAN 2 yang dikelola oleh Dekranasda agar dijadikan sebagai pusat dagangan kerajinan tangan.
" Dan yang terpenting lagi, agar Jalan Asahan menuju Water Pron City dihiasi dengan gemerlap lampu hiasan untuk dijadikan sebagai pusat jajanan atau foud court termegah di Kota Tanjungbalai, " pungkasnya.
Dengan begitu tata kelolanya, sambung Tedy Erwin lagi, secara otomatis, Kota Tanjungbalai ini kedepannya ada ciri khas lokasi dagangannya masing - masing. (eko)
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota