Medan Domino Tournament 2026 Series VI Sukses Digelar, Hadiah Rp200 Juta, Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi 2027
Medan Domino Tournament 2026 Series VI Sukses Digelar, Hadiah Rp200 Juta, Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi 2027
News
Baca Juga:
Tanggapi Keluhan Warga, Bupati Solok, Sumatra Barat, Jon Firman Pandu bersama Anggota DPRD Kabupaten Solok Hafni Hafiz, dan Kepala PDAM Febri Fauza dan jajaran petugas unit PDAM Alahan Panjang, Senin (14/04/2025) memantau langsung persoalan air bersih di PDAM Alahan Panjang.
Bupati mencoba menindaklanjuti keluhan yang cukup ramai dikeluhkan masyarakat baik di media sosial, maupun laporan langsung dari masyarakat terkait ketersediaan air bersih. Hal ini terkait kebutuhan dasar, kita harus gerak cepat. Kita ingin dalam program 100 hari kerja ini, seluruh akses pelayanan publik dapat terbenahi dengan sempurna. Kita survei langsung kondisi air dari PDAM Alahan Panjang ini, warga mengeluh air kotor dan bau. Kita coba cari solusi untuk hal ini agar tidak kembali berulang," ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut Bupati meminta agar PDAM secepatnya melakukan pembenahan pencemaran ini. Kemudian melakukan pemetaan dan pencegahan terhadap, lokasi-lokasi yang berpotensi melakukan pencemaran.
"Kita minta pak Direktur PDAM dan jajarannya untuk segera mengatasi persoalan ini. Petakan kawasan dan pihak-pihak yang berpotensi melakukan pencemaran Danau. Dan kejadian sekarang ini, tolong segera dibenahi," tegas Bupati Solok.
Diungkapkan sebelumnya, masyarakat sekitar Alahan Panjang pengguna air PDAM mengeluhkan kualitas air yang diproduksi oleh PDAM. Dalam postingan di media sosial, air PDAM mengeluarkan bau amis dan berwarna coklat.
Direktur PDAM Kabupaten Solok Febri Fauza saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hal ini merupakan kejadian alam yang terjadi setiap tahun yang diakibatkan oleh aktivitas yang terjadi di kawasan Danau Di Ateh.
Bahwa saat ini, PDAM Alahan Panjang masih menggunakan sumber air dari Danau Di Ateh, yang kemudian diolah didistribusikan kepada masyarakat pengguna layanan PDAM.
Biasanya pencemaran lingkungan tersebut terjadi usai tingginya aktivitas di sekitar danau, seperti habis lebaran. Tidak hanya itu, aktifitas pencemaran danau pun ditambah dengan pembuangan limbah dari penginapan wisata di sekitar danau. Tidak hanya PDAM, air yang dikelola oleh kelompok masyarakat atau Pamsimas pun mengalami hal yang sama dengan kita," ucap Febri Fauza.
Sebagaimana diketahui, Danau Di Ateh merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Solok yang dikunjungi ratusan ribu wisatawan setiap tahunnya. Setiap habis libur lebaran, fenomena pencemaran ini pasti terjadi.
Namun untuk kedepannya kita akan segera melakukan langkah antisipasi agar kejadian ini dapat kita kurangi dampaknya. Kita telah melakukan pembenahan terhitung hari ini, Insya Allah secepatnya masyarakat kembali menikmati air bersih dari PDAM," pungkas Febri Fauza.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Medan Domino Tournament 2026 Series VI Sukses Digelar, Hadiah Rp200 Juta, Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi 2027
News
Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan
News
Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
News
Pererat Sinergi Ulama dan Polri, Kapolresta Deli Serdang Kunjungi MUI Kabupaten Deli Serdang
News
Jambret yang Pura Pura Jadi Ojol Diringkus Beraksi 47 Kali di Medan Tuntungan
News
Satgas Pangan Polri dan Polda Sumut Temukan Beras Fortifikasi di Pabrik Tembung
News
Kapolda Sumut Gandeng Sultan Deli XIV dan FKN Rawat Keberagaman, Perkuat Persatuan di Sumut
News
Perayaan Puncak HUT PP ke 67, MPC PP Kota Medan Bagikan 670670 Paket Sembako Kapada Pakir Miskin & Anak Yatim.
News
Koper Berbalut Plastik Biru Berisi 15 Kg Ganja, Satnarkoba Polres Tapsel Amankan Pria 49 Tahun
News
Pemkab Madina dan BPJS Kesehatan Perkuat Program JKN, Saipullah Pastikan Seluruh Warga Mudah Berobat
News