Sabtu, 31 Oktober 2026

Medan Domino Tournament 2026 Series VI Sukses Digelar, Hadiah Rp200 Juta, Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi 2027

Administrator - Sabtu, 31 Oktober 2026 17:18 WIB
Medan Domino Tournament 2026 Series VI Sukses Digelar, Hadiah Rp200 Juta, Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi 2027

MEDAN – Medan Domino Tournament 2026 Series VI berlangsung meriah dengan melibatkan hampir 400 peserta dari tujuh provinsi dan 22 kabupaten/kota. Turnamen yang digelar melalui kolaborasi Higgs Games Island (HGI), Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Utara ini menawarkan total hadiah Rp200 juta.

Baca Juga:

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan domino sebagai olahraga masyarakat yang profesional, terorganisasi, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Selain menjadi arena kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu mengubah stigma masyarakat yang selama ini mengidentikkan permainan domino dengan perjudian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kehadiran peserta dari berbagai daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KORMI Sumatera Utara M. Daffasya Adnan Sinik, Ketua Umum PB PORDI Dr. H. Andi Jamaro Dulung, perwakilan HGI Michael Prawira, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumatera Utara Mahfullah F. Daulay.

Perwakilan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayor Infanteri J. Wahyudi, juga disebut hadir dalam kegiatan tersebut.

KORMI Sumut Siap Besarkan Olahraga Domino

Ketua KORMI Sumatera Utara M. Daffasya Adnan Sinik menyampaikan apresiasi kepada HGI, PORDI, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan Medan Domino Tournament 2026 Series VI.

Menurutnya, penyelenggaraan turnamen berskala besar tersebut menunjukkan bahwa olahraga masyarakat di Sumatera Utara terus berkembang dan mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

Ia menegaskan KORMI Sumatera Utara siap mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan memajukan olahraga masyarakat.

"KORMI Sumatera Utara siap pasang badan untuk event apa pun yang bertujuan memajukan olahraga masyarakat," tegasnya dalam sambutan.

Daffasya juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat, mulai dari domino, layang-layang, BMX hingga skateboard.

Menurutnya, berbagai cabang olahraga masyarakat perlu terus dikembangkan melalui kompetisi yang menarik, terorganisasi, dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ia turut menyampaikan rencana penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat 2026 yang diproyeksikan melibatkan 7.893 pegiat olahraga dari Sumatera Utara selama enam hari.

Selain itu, PORDI direncanakan mengikuti ekshibisi domino pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 sebagai bagian dari pembinaan dan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional Masyarakat (PONNAS) 2027 di Sulawesi Tengah.

KORMI Sumatera Utara juga menargetkan peningkatan prestasi pada PONNAS 2027 dan berharap Sumatera Utara dapat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Masyarakat (Pornas) 2029.

Daffasya menyebut dukungan KORMI kabupaten/kota dan 54 induk organisasi olahraga (inorga) di bawah naungan KORMI Sumut menjadi modal penting untuk mewujudkan target tersebut.

Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi Turnamen 2027

Daffasya juga melontarkan gagasan agar Medan Domino Tournament kembali diselenggarakan di Sumatera Utara pada 2027 dengan mengambil lokasi di kawasan Danau Toba.

Ia bahkan mengusulkan konsep pertandingan yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, yakni babak delapan besar berlangsung di atas kapal Pinisi.

Menurutnya, konsep tersebut dapat menjadi daya tarik baru bagi olahraga domino sekaligus memperkenalkan keindahan Danau Toba kepada peserta dari berbagai provinsi.

"Kalau HGI siap kembali menggelar event di Sumatera Utara pada 2027, saya punya konsep pelaksanaannya di Danau Toba. Babak delapan besar nanti kita konsepkan berlangsung di atas air, yakni di atas kapal Pinisi," ungkapnya.

Gagasan tersebut masih memerlukan pembahasan dan persiapan bersama pihak penyelenggara, termasuk aspek teknis, keselamatan, dan dukungan fasilitas.

Meski demikian, Daffasya berharap turnamen domino dapat terus berkembang menjadi agenda olahraga masyarakat berskala nasional yang membanggakan Sumatera Utara.

Ketum PB PORDI Tegaskan Domino Harus Bebas Judi

Sementara itu, Ketua Umum PB PORDI Dr. H. Andi Jamaro Dulung menegaskan bahwa salah satu tujuan utama organisasi yang dipimpinnya adalah mengubah stigma masyarakat yang menganggap permainan domino identik dengan perjudian.

Ia ingin domino berkembang sebagai olahraga masyarakat yang profesional, menjunjung tinggi disiplin, dan tidak bertentangan dengan hukum maupun nilai-nilai agama.

"Saya ingin meletakkan domino ini sebagai permainan yang profesional," ujar Andi Jamaro Dulung dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, PORDI menerapkan prinsip 4N 1T sebagai pedoman bagi para pegiat domino dalam mengikuti pertandingan.

Prinsip tersebut meliputi No Judi, No Narkoba, No Alkohol, No Smoking, dan Tertib Beribadah.

Pertama, No Judi. PORDI melarang segala bentuk perjudian dalam kegiatan domino yang diselenggarakan di bawah organisasinya. Menurut Andi, prinsip ini menjadi dasar untuk mengubah persepsi masyarakat sekaligus membedakan olahraga domino yang terorganisasi dari aktivitas perjudian.

Ia menyebut PORDI menjalin kerja sama dengan kepolisian untuk memastikan kegiatan domino tidak disalahgunakan sebagai arena perjudian.

"Jika terdapat indikasi permainan judi dalam kegiatan PORDI, polisi boleh masuk karena hal itu bertentangan dengan tujuan kelahiran PORDI," tegasnya.

Kedua, No Narkoba. Para pegiat domino tidak diperbolehkan menggunakan narkoba, terlebih ketika mengikuti pertandingan.

Ketiga, No Alkohol. Konsumsi minuman keras dilarang dalam kegiatan yang diselenggarakan PORDI.

Keempat, No Smoking. PORDI menekankan kedisiplinan peserta, termasuk larangan merokok di dalam ruangan pertandingan.

Kelima, Tertib Beribadah. Para peserta diharapkan menghentikan pertandingan ketika azan berkumandang untuk memberikan kesempatan menjalankan ibadah.

Andi menegaskan, permainan domino dapat menjadi aktivitas positif dan bernilai ibadah apabila dilaksanakan sesuai aturan serta tidak dicampur dengan kegiatan yang dilarang agama.

Ia berharap prinsip 4N 1T menjadi identitas olahraga domino di Indonesia dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PORDI.

Andi juga mengapresiasi tim Pengurus Besar PORDI yang bekerja secara profesional dalam mempersiapkan penyelenggaraan turnamen tersebut.

Ia turut membuka peluang kerja sama dengan Universitas Negeri Medan untuk memperkuat kajian akademik dan meningkatkan kualitas pengembangan olahraga masyarakat.

HGI Dorong Pemain Domino Naik Kelas

Perwakilan HGI Michael Prawira mengatakan, terdapat tiga landasan utama yang menjadi dasar kehadiran platform Higgs Games Island, yakni hiburan, kompetisi, dan sosial.

Ia menjelaskan bahwa selama delapan tahun terakhir HGI hadir sebagai platform permainan kasual yang memberikan sarana hiburan bagi penggunanya.

Namun, HGI juga melihat banyak pemain yang ingin menguji kemampuan mereka dalam arena pertandingan yang lebih besar.

Melalui Medan Domino Tournament 2026 Series VI, HGI berupaya membuka kesempatan bagi pemain domino untuk berkembang dari sekadar bermain menjadi peserta kompetisi yang lebih serius.

"Melalui Medan Domino Tournament, kami ingin membuka ruang yang lebih besar bagi para pemain domino untuk membawa kemampuan yang mereka miliki ke jenjang kompetisi yang lebih serius," ujar Michael.

Menurutnya, pemain yang awalnya hanya bermain untuk mengisi waktu luang diharapkan mulai berlatih, berani mengikuti kompetisi, dan pada akhirnya memiliki kesempatan untuk meraih prestasi.

Dengan demikian, turnamen domino tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pengembangan kemampuan dan kompetisi yang lebih profesional.

Michael turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Berharap Berikan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mahfullah P Daulyai mengatakan, Selain mendorong perkembangan olahraga domino, berharap kepada Kormi dan Pormi agar penyelenggaraan turnamen berskala nasional ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Mahfullah menilai kehadiran peserta dari berbagai provinsi berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya pada sektor perhotelan, transportasi lokal, serta usaha makanan dan minuman.

Peserta yang datang dari luar daerah membutuhkan penginapan, menggunakan jasa transportasi, dan membeli makanan dari pedagang di sekitar lokasi kegiatan.

"Kami berharap acara ini memberikan efek domino yang positif. Peserta datang dan menginap di hotel, menggunakan transportasi lokal, kemudian membeli makanan dari pedagang di sekitar lokasi," katanya.

Karena itu, ia berharap Medan Domino Tournament dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi peserta dan penyelenggara, tetapi juga bagi masyarakat Kota Medan.

Mahfullah menutup sambutannya dengan mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sportif, mematuhi aturan, dan menjaga persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

Diikuti Tujuh Provinsi

Medan Domino Tournament 2026 Series VI diikuti peserta dari tujuh provinsi, yakni Sumatera Utara, Aceh, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut melibatkan hampir 400 peserta dari 22 kabupaten/kota dengan total hadiah Rp200 juta.

Kolaborasi HGI, PORDI, dan KORMI Sumatera Utara diharapkan menjadi langkah penting untuk memperluas popularitas domino sebagai olahraga masyarakat yang terorganisasi.

Melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta prinsip bebas perjudian dan narkoba, domino diharapkan semakin diterima sebagai bagian dari pengembangan olahraga masyarakat di Indonesia.

Rencana penyelenggaraan turnamen di kawasan Danau Toba pada 2027 pun menjadi salah satu gagasan yang diharapkan dapat diwujudkan, sekaligus memadukan olahraga masyarakat dengan promosi pariwisata Sumatera Utara.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru