Dari Huntap hingga Jembatan Gantung, Kapolres Tapsel dan Bupati Cek Langsung Kondisi Warga
Dari Huntap hingga Jembatan Gantung, Kapolres Tapsel dan Bupati Cek Langsung Kondisi Warga
News
Baca Juga:
Kabupaten Solok I Sumut24.co
Wakil Bupati Solok , Sumatra Barat H. Candra, Kamis (13/03/2025) menegaskan komitmennya bersama Bupati Solok untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menertibkan dan membenahi kehadiran guru-guru yang bermasalah adakan pertemuan dengan Guru bermasalah.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Solok, yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Medison, Kepala Dinas Pendidikan Zainal Jusmar, Kepala Sekolah dan guru-guru yang bersangkutan,
Wabup Solok H. Candra mengatakan bahwa, kehadiran guru merupakan kunci dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. "Kehadiran guru yang disiplin sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang diterima oleh para siswa. Oleh karena itu, kami akan melakukan langkah-langkah tegas dalam menertibkan kehadiran guru yang bermasalah," tegas Wabup.
Langkah-langkah yang akan diterapkan meliputi pengawasan ketat terhadap absensi guru, serta penerapan sanksi bagi guru yang sering tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Selain itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan orang tua dalam mengawasi dan memperbaiki kualitas kehadiran, serta kinerja para pendidik.
"Pendidikan adalah investasi masa depan, dan kami tidak akan mentolerir kelalaian dalam menjalankan tugas sebagai Tenaga Pendidik. Kami berharap langkah ini dapat memperbaiki disiplin, meningkatkan kualitas pengajaran, serta memotivasi guru untuk lebih bertanggungjawab dalam menjalankan tugas," ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kedisiplinan, pihak pemerintah daerah juga akan memberikan pelatihan dan pembinaan bagi guru-guru, khususnya yang mengalami masalah dalam kedisiplinan. Program ini diharapkan dapat membantu guru-guru tersebut untuk lebih memahami pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak di Kabupaten Solok.
Langkah ini mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat dan berbagai pihak terkait, yang berharap agar kebijakan ini dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Solok, khususnya bagi kualitas pengajaran dan proses belajar-mengajar yang lebih baik.
Sekretaris Daerah Medison dalam sambutannya menambahkan bahwa pemerintah Kabupaten Solok, melalui Dinas Pendidikan akan memastikan bahwa setiap guru yang bermasalah dengan kehadiran akan diberikan pembinaan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan lebih lanjut untuk memastikan bahwa kebijakan ini terlaksana dengan baik.
"Langkah ini bukan untuk menghukum, tetapi lebih kepada pembinaan. Kami ingin para guru memahami pentingnya peran mereka dalam pendidikan dan bagaimana kehadiran mereka berpengaruh terhadap masa depan generasi muda kita. Pembinaan akan kami lakukan secara bertahap agar hasilnya maksimal," pungkas Medison.(,YOSE)
Dari Huntap hingga Jembatan Gantung, Kapolres Tapsel dan Bupati Cek Langsung Kondisi Warga
News
Wabup Basri Buka Muscab FSPTSIKSPSI Paluta, Target 6.000 Lapangan Kerja Dicanangkan
News
SE2026 Disorot, Sekda Padangsidimpuan Rahmat Marzuki Kalau Datanya Benar, Kita Bisa Ambil Keputusan yang Benar
News
Turun ke Desa, Kapolres Tapsel Bongkar Persoalan Warga yang Perlu Segera Ditangani
News
Pemkab Madina Kejar Legalitas Tambang Rakyat, 15 Lokasi Masih Bisa Diusulkan
News
Pekerja Informal Jadi Perhatian, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Perkuat Program 1 Perisai
News
Bupati Palas Putra Mahkota Alam Sidak Inspektorat, Kehadiran Pegawai Capai 95 Persen
News
Polrestabes Medan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba7 Paket Sabu Disita
News
Polsek Medan Kota Tembak 2 Perampok Wanita Driver OjolPernah Beraksi di Menteng dan Patumbak
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Sakti Lubis, Kecamatan Medan
Hukum