Kawal Ketat Hak Pekerja, Pemko Medan Pastikan Ahli Waris Alm. Wahyu Suprio Terima Rp.208 juta
sumut24.co MedanPemko Medan memastikan hakhak dari (Alm) Wahyu Suprio, pekerja pembangunan proyek Islamic Center Medan yang meninggal dun
kota
Baca Juga:
Pengungkapan kasus dugaan penculikan Plt Kadis PUTR Toba Sofian Sitorus masih terus bergulir. Kasat Reskrim Polres Toba Iptu David Hutauruk mengutarakan, pihaknya telah menetapkan DN dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Info tersebut telah disampaikan ke seluruh jajaran Polsek yang ada di Sumatera Utara.
"Soal info DN sebagai DPO sudah kita sampaikan. Hal ini tentunya sudah kita sampaikan ke jajaran Polres di Toba. Itu sudah kita sampaikan ke semua Polsek yang ada di Poldasu," tutur Iptu David Hutauruk, Senin (03/02//2025).
Sebelumnya, ia telah sampaikan update pengungkapan kasus dugaan penculikan tersebut dan meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pria yang masuk dalam DPO tersebut.
Kasus dugaan penculikan seorang pejabat di Toba, lanutnya, baru pertamakali terjadi. Menurutnya, ini adalah sebuah kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).
"Ini adalah peristiwa pertama di Toba. Saat ini, kita sudah sampaikan berkasnya ke Kejari Toba. Ini termasuk kasus extra ordinary, kejahatan luar biasa. Kasus dugaan penculikan ini dilakukan bagi seorang pejabat teras Pemkab Toba," lanjutnya.
Dengan demikian, pihaknya juga menggandeng Polda Sumatera Utara mengungkap kasus ini.
"Saat ini, kita juga meminta bantuan Polda Sumatera Utara. Ini tentunya jadi atensi kita. Yang pasti kita berupaya seoptimal mungkin mengungkap kasus ini. Ini tidak bisa kita tolerir," ungkapnya.
Sebelumnya, Polres Toba telah meringkus 3 dari 4 orang diduga pelaku penculikan tersebut.
"Kami dari Polres Toba serius menangani kasus tersebut dan akan tetap melakukan penangkapan terhadap DN," sambungnya.
Ia juga menjelaskan dua perempuan dan satu laki-laki yang ditangkap ditempat berbeda oleh personil Polres Toba. Kedua perempuan tersebut inisial MS (38) adalah warga Balige dan WSS (20) adalah warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Silaen. Sementara laki-laki berinisial JWS (34) adalah warga Lumban Binanga Kecamatan Laguboti
"MS ditangkap pada hari Sabtu (21/12/2024) di Balige. Sedangkan WSS ditangkap pada Minggu (22/12/2024) di Bandara Kualanamu Medan.
Kemudian di hari ketiga, personil Polres Toba kembali menangkap seorang laki-laki dengan inisial JWS di salah satu penginapan di kota Balige," pungkasnya. (Des)
sumut24.co MedanPemko Medan memastikan hakhak dari (Alm) Wahyu Suprio, pekerja pembangunan proyek Islamic Center Medan yang meninggal dun
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menerima audiensi dari PT Taspen Cabang Medan di ruang kerjanya, Senin
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Direktorat Penyelen
News
sumut24.co BALIGE , Dugaan ketidakadilan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini terjadi di Kabupaten Toba seakan memperto
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke58 tingkat Kota Tanj
News
sumut24.co MEDAN, Sebanyak 17.627 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBKSNBT) 2026 di Univ
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Aksi kejahatan begal di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, tepatnya di wilayah Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Ba
News
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar SSos Msi, mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerint
kota
Wartawan Tribun Dibegal di Labuhanbatu, Dianiaya Hingga Patah Tulang
kota
Sebanyak 70 Calon Anggota Mendaftar,Rianto SH, MH Curi Perhatian di Seleksi Komisi Informasi Sumut 2026
kota