Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:Kyai Khambali, Divisi Humas, Sosialisasi & Literasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Utara, mengajak seluruh majelis taklim dan pondok pesantren (Ponpes) di Sumut untuk berperan aktif dalam mendorong umat Islam untuk berwakaf. Ia menegaskan bahwa wakaf merupakan salah satu cara efektif dalam pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut, kemarin.
- Kyai Khambali Usul ke Kapolda Sumut Gelar Sholawatan Kebangsaan, Dorong Kondusifitas dan Pemulihan Ekonomi
- Kyai Khambali: Kebebasan Berpendapat Harus Sejalan dengan Norma Sosial dan UU ITE
- Kyai Khambali: Kombes Gidion Arif Setiawan, Kapolrestabes Medan, Berkarya Tanpa Batas untuk Mewujudkan Medan Berkah
"Saya membayangkan kalau majelis taklim dan Ponpes di Sumut bersama-sama menggerakkan umat, masyarakat, untuk berwakaf sesuai dengan kemampuannya. Wakaf uang, seberapa pun itu, akan sangat membantu dalam mengurangi kemiskinan di Sumatera Utara," ujar Kyai Khambali, yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Ahlul Kirom, saat menerima kunjungan silaturrahim dari beberapa yayasan dan Ponpes di kantor BWI Sumut pada Rabu (22/01/2025).
Kyai Khambali menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan bukan hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga merupakan tugas bersama umat Islam. "Kemiskinan bukan hanya tugas negara, tapi tugas kita semua, mari kita berwakaf," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa agama tidak hanya tentang aspek spiritual, tetapi juga harus dirasakan dampaknya dalam kehidupan sosial masyarakat, termasuk dalam isu pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. "Tidak ada jarak agama dengan isu-isu sosial lainnya," kata Kyai Khambali.
Silaturrahim yang berlangsung juga menjadi ajang untuk berbagi pemikiran (silatul afkar) dan membahas isu-isu aktual terkait pemberdayaan ekonomi umat, di mana Kyai Khambali menekankan pentingnya umat Islam di Sumut untuk mendermakan sebagian hartanya untuk kaum mustadh'afin. Dengan prinsip ekonomi Islam, harta yang disisihkan untuk wakaf dan zakat tidak akan berkurang, malah akan bertambah dengan keberkahan yang luar biasa.
Kyai Khambali berharap agar majelis taklim dan Ponpes di Sumut dapat menjadi penggerak utama dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui wakaf, sehingga dapat membantu mengentaskan kemiskinan dan menciptakan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Red
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News