Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
Anggota DPD RI, K.H. Muhammad Nuh, M.SP., menyampaikan pandangannya terkait program prioritas Presiden Prabowo tentang pemberian makanan bergizi (MBG) kepada anak-anak.
Ia menilai program ini secara substansi sangat baik, tetapi penggunaannya dengan dana zakat harus dikaji lebih mendalam sesuai prinsip Al-Qur'an.
Hal ini disampaikan pada forum diskusi bersama 20 pegiat zakat di Sumut di Wong Solo, Jumat (17/1).
"Respon terhadap program ini positif, namun pelaksanaannya perlu menjaga keseimbangan. Zakat itu berasal dari Al-Qur'an, sehingga penyalurannya harus mengikuti syariat. Substansi aturan zakat tidak boleh dikesampingkan," ujar M. Nuh.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan sinergi antara lembaga zakat dan pihak pemerintah.
Menurutnya, lembaga zakat ingin berkontribusi, tetapi harus tetap mematuhi aturan dan prinsip yang sesuai dengan ajaran Islam maka untuk dananya bisa di cari alternatif lain selain dana zakat.
Diakhir, Nuh juga mengucapkan rasa syukur atas disepakatinya gencatan senjata utk Palestina.
"Semoga ini dapat menghentikan genosida di sana dan jalan menuju kemerdekaan penuh Palestina. Aamiin," ujarnya.
Ketua Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara, Sulaiman, juga memberikan tanggapannya. Ia menyatakan dukungannya terhadap program MBG karena manfaatnya yang besar untuk kesehatan anak-anak dan pembangunan ekonomi masyarakat sekitar.
"Kita sepakat dengan program MBG karena manfaatnya luar biasa untuk membangun SDM unggul tetapi baiknya dicarikan sumber selain dana zakat. Karena jika menggunakan dana zakat harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan sesuai syariat Islam," ucap Sulaiman.
Ketua FOZ Sumut itu juga mengatakan forum diskusi ini sengaja digelar untuk menampung aspirasi dari para pegiat zakat di Sumut.
"Hari ini, kita berdiskusi dengan para aktivis zakat bersama anggota DPD RI untuk menyampaikan aspirasi teman-teman di Sumut. Dengan demikian, harapannya suara pengelola zakat dari daerah ini dapat tersampaikan ke depan melalui anggota DPD RI," tukas Sulaiman.(red)
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News