OTT di Binjai, Pejabat Tinggi Sumut Pernah Beri Kode "Ongkos di Muka" Saat Pelantikan Pengurus Partai
OTT di Binjai, Pejabat Tinggi Sumut Pernah Beri Kode "Ongkos di Muka" Saat Pelantikan Pengurus Partai
Hukum
Baca Juga:
ASAHAN I SUMUT24.co
Secara mendadak, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Asahan usai sholat jum'at melakukan sweeping ke daerah yang diduga lokasi perjudian di Kota Kisaran, Jum'at (10/01/2025).
Aksi tersebut muncul secara mendadak karena maraknya perjudian berkedok ketangkasan dengan menggunakan mesin tembak ikan (game zone).
Diawali aksi dari salah satu ruko yang tidak jauh dari Masjid Raya Kisaran, yang berada persis di samping Irian Market, Jalan Imam Bonjol, Kisaran.
Ada 2 unit, mesin game zone dan mesin dindong yang dikeluarkan massa dari dalam ruko dan diletakkan di tengah badan serta dihancurkan massa, hingga sempat menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Seorang orator berteriak dengan lantang sampaikan, "Kami kasih opsi untuk bapak polisi. Bawa mesin ini ke Polres dan proses pemiliknya atau ikut sama kami, biar kami tunjukkan lokasi game zone yang lain", teriak orator.
Usai lakukan aksi, puluhan massa diikuti mobil komando dilengkapi pengeras suara menuju lokasi lainnya, menuju ruko yang selalu padat parkir kenderaan roda dua dan roda empat, tepat di depan RM Cahaya Bundo Kandung Jalan Diponegoro, Kisaran.
Namun massa hanya mendapati pintu Ruko didominasi warna orange ini dalam keadaan tertutup. Massa pun hanya bisa melampiaskan dengan berorasi di badan Jalan yang ada depannya.
Fajar Ritonga, selaku Korlap aksi kepada Wartawan mengatakan, gerakan ini untuk memberitahu kepada masyarakat Asahan khususnya pihak Kepolisian bahwa perjudian berkedok Game Zone masih marak di Asahan.
"Kami akan terus melakukan aksi dan sweeping ke tempat-tempat lainnya. Dan perlu digaris bawahi, ini bukan aksi kami yang terakhir. Kami akan trus melakukan sweeping secara mendadak", ucapnya saat di lokasi.
Terpisah, Ketua GP Ansor Asahan Ali Sofyan Hasibuan mengaku, aksi sweaping ke lokasi Game Zone ini dilakukan secara spontan.
Lanjut Ali, usai melaksanakan Sholat Jumat di Mesjid Raya, massa awalnya hendak melakukan aksi damai terkait maraknya aksi Geng Motor yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kabupaten Asahan.
Namun saat hendak bergerak, sejumlah peserta aksi mendapatkan informasi yang menyebut tak jauh dari Mesjid Raya ada lokasi perjudian berkedok ketangkasan (game zone) .
"Gitu dapat info, kita langsung menuju lokasi yang disebut. Dan benar, di lokasi kita mendapati sejumlah mesin judi game zone. Saat kita masuk terlihat sejumlah orang meninggalkan lokasi", ujar Ali.
Selain itu, Ali mengaku aksi ini sebagai bentuk kekecewaan kepada pihak Polres Asahan yang dinilai tidak mampu memberantas judi di Kabupaten Asahan, khususnya di Kota Kisaran.
"Sebelumnya kita ketahui, beberapa minggu yang lalu pihak Polda Sumut turun tangan ke Kisaran mengamankan sejumlah pemain dan mesin judi dari Jalan Bakti. Tapi hari ini ternyata masih ada lagi. Artinya di sini pihak Polres Asahan gagal memberantas judi ketangkasan, dan disini kita mencurigai ada pilih kasih dalam pemberantasan judi berkedok ketangkasan (game zone) di Kota Kisaran. Untuk itu kita minta pihak Polres Asahan agar benar-benar tegak lurus dalam memberantas perjudian. Jangan ada yang diamankan, tapi yang lain dibiarkan. Kalau perlu nanti kita akan lakukan aksi ke Polda Sumut", ungkapnya mengakhiri. (tec)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
OTT di Binjai, Pejabat Tinggi Sumut Pernah Beri Kode "Ongkos di Muka" Saat Pelantikan Pengurus Partai
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
kota
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News