Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara OJK, pelaku industri jasa keuangan, dan media dalam mendukung perkembangan sektor jasa keuangan di Provinsi Sumatera Utara.
Diskusi ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan capaian-capaian penting yang telah dicapai sepanjang tahun 2024 serta merencanakan langkah strategis yang akan diambil pada tahun 2025 untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Dalam kegiatan ini, dilaksanakan Sharing Session dengan beberapa narasumber yang merupakan perwakilan lembaga jasa keuangan antara lain Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), Bank Pembangunan Daerah (BPD), Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS), Bursa Efek Indonesia (BEI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), dan Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) yang menyampaikan informasi terkait pencapaian di tahun 2024 serta strategi yang akan diterapkan untuk menghadapi tantangan yang diprediksi pada tahun 2025.
Sesi tersebut membahas berbagai aspek, termasuk kebijakan industri, inovasi produk dan layanan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat di Provinsi Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini, Yusri menyampaikan perekonomian Sumatera Utara menunjukkan performa positif dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,20% year-on-year (y/y) pada triwulan III 2024. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,95% y/y.
Pertumbuhan ini mencerminkan penguatan ekonomi di Sumatera Utara yang didorong oleh peningkatan kinerja berbagai sektor, serta menunjukkan tren pemulihan yang semakin solid di tengah tantangan perekonomian global.
Sepanjang tahun 2024, OJK Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah daerah dan sektor jasa keuangan telah melaksanakan 337 kegiatan edukasi dan inklusi keuangan dengan total 82.572 peserta yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat di 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, memastikan pemahaman terkait produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, serta mendorong kemampuan dalam mengelola keuangan secara cakap dan bijak.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari risiko investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan praktik judi online yang kian marak. OJK Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus membangun kesadaran serta pemahaman masyarakat agar lebih berhati-hati dan cerdas dalam mengelola keuangan.
Para narasumber dalam sesi diskusi juga menyampaikan bahwa meskipun tahun 2024 telah memberikan banyak tantangan, sejumlah lembaga jasa keuangan di Provinsi Sumatera Utara berhasil mencapai target-target kinerja yang signifikan. Beberapa di antaranya adalah peningkatan penyaluran kredit, serta pengembangan produk dan layanan keuangan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Adapun para narasumber dari berbagai sektor industri jasa keuangan menyampaikan bahwa perekonomian Provinsi Sumatera Utara terus tumbuh secara positif dan tetap terjaga stabilitasnya. Hal ini mencerminkan sinergi antara sektor keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat yang mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan ini diakhiri dengan harapan besar agar diskusi yang telah dilaksanakan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor jasa keuangan di Sumatera Utara, serta memperkuat hubungan antara OJK, pelaku industri jasa keuangan, dan media dalam mendukung tercapainya tujuan bersama. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat, terutama dalam hal akses ke layanan keuangan yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Sumatera Utara. (red)
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News