Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara ini mengangkat tema "Melembagakan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Provinsi Sumatera Utara". Prevalensi Stunting di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021-2023 di Provinsi Sumatera Utara selalu menunjukkan penurunan Prevalensi tiap tahunnya dan ini tidak terlepas dari kerjasama TPPS di Provinsi Sumatera Utara terkhusus adanya Kolaborasi Pentahelix.
Sebaran Keluarga Berisiko Stunting (KRS) berdasarkan Verval KRS Tahun 2024 Sebanyak 25% dimana KRS di Sumut mengalami Penurunan tiap tahunnya sejak 2021-2024 dimana Ini sejalan dengan Penurunan Prevalensi Stunting di Provinsi Sumatera Utara tiap tahunnya. Jumlah Keluarga Berisiko Stunting berdasarkan Desil 1-3 ada sebanyak 268.052
Keluarga.
Mewakili Pj. Gubernur Sumatera Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat - Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si dalam sambutannya mengatakan, "Bapak Pj. Gubernur Sumatera Utara memberikan dukungan penuh pada upaya Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Sumatera Utara guna menghasilkan keluarga sejahtera, generasi yang sehat dan bebas dari stunting. Maka dengan adanya GENTING ini diharapkan akan semakin bisa memnbantu upaya tersebut secara maksimal".
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara - Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH dalam paparan materinya menyampaikan, "GENTING ini merupakan suatu upaya gotong royong kita bersama, baik yang melibatkan Pemerintah, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD; Individu/Perorangan, LSM/Komunitas; Swasta; Perguruan Tinggi/Akademisi; dan Media, yang kita harapkan dapat mencapai Target Sasaran GENTING di Provinsi Sumatera Utara ada sebanyak 51.131 Keluarga yang Tersebar di 455 Kecamatan dan 6.110 Desa/Kelurahan," pungkasnya.
Untuk diketahui bersama, Target Sasaran GENTING yang akan diintervensi adalah (Anak Asuh) adalah Ibu Hamil, Ibu yang memiliki Baduta 0-23 Bulan, dan Balita 24-59 Bulan dari Keluarga Berisiko Stunting dengan Peringkat Kesejahteraan Miskin. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengisian form bagi siapa saja yang berminat menjadi Orang Tua Asuh (OTA).(red)
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News