Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan
Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan
News
Baca Juga:
Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Perencanaan Pembangunan Daerah 2024 di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Rabu (11/12/2024). Tampak hadir Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan dan Kepala Bapperida Kabupaten Asahan.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Wakil Bupati Asahan, mengatakan sesuai dengan arahan Wakil Menteri (Wamen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten Asahan akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Asahan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten perlu menjalin kerjasama dan berkalaborasi dengan semua pihak yang terkait.
Terakhir Wakil Bupati Asahan mengatakan, apa yang menjadi arahan dan kebijakan strategis Pemerintah Pusat akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Asahan. Dan setiap kebijakan didaerah diharapkan bisa efektif mendukung program prioritas Pemerintah Pusat.
Sebelumnya Gubernur Sumut Agus Fatoni menekankan pentingnya penyelarasan pembangunan dari daerah ke pusat. Sehingga target-target pembangunan Indonesia bisa tercapai. Hal ini diungkapkan Fatoni usai pembukaan secara resmi Rapat Koordinasi Nasional Perencanaan Pembangunan Daerah 2024. Target nasional menurutnya dipengaruhi secara signifikan oleh setiap daerah di Indonesia.
"Inilah fungsi dari Rakornas ini, kita ingin menyelaraskan rencana pembangunan dari daerah hingga ke pusat untuk mencapai target-target yang telah ditentukan," kata Fatoni.
Melalui Rakornas ini, Fatoni berharap setiap daerah mendukung Astacita yang menjadi fokus pembangunan dari Presiden RI Prabowo. "Apa yang menjadi fokus kita sudah jelas di Asta Cita, dan itu bisa diwujudkan melalui kerja sama dan kerja keras kita bersama," kata Fatoni.
Rakornas ini dibuka langsung oleh Wamen Kemendagri Bima Arya Sugiarto, dia mengatakan daerah perlu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat ekonomi kreatif. Menurutnya, ekonomi kreatif saat ini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi.
"Kami akui ini tidak mudah, sangat tidak mudah, kita perlu membangun ekosistem di ekonomi kreatif, itu perlu kolaborasi dan kerja keras kita bersama," kata Bima Arya pada acara yang dihadiri seluruh Bappelitbang/Bappeda se-Indonesia ini.
Hadir pada pembukaan Rakornas Perencanaan Pembangunan Daerah Diirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud dan Deputi Bidang Pengembangan Regional, Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional, Tri Dewi Virgiyanti. Hadir juga Forkopimda Sumut, Kepala Bappelitbang Pemprov Sumut M. Alfi Syahril kepala daerah se-Sumut dan OPD terkait Pemrov Sumut. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan
News
M Safrizal Almalik Bertemu Gus Kikin di Tebuireng, Sampaikan Selamat atas Amanah sebagai Ketum PBNU
News
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar Deklarasi Pilkades Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Serenta
News
Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPISKKB Ditunda
News
Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana
kota
Polisi Gerebek Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Perjuangan
kota
Penumpang Pesawat Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta Ditangkap di Kualanamu
kota
Ketika Sungai Serayu Menjadi Pengantin
kota
sumut24.co ASAHAN, Peralihan aset milik Pemerintah Kabupaten Asahan, semula Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) yang kini beralih fungsi menj
News