Masuki “Era of Ultimate Excellence”, USU Menatap Panggung Global
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
Baca Juga:
Para korban banjir tersebut diberikan bantuan berupa beras, gula, minyak, sarden, handuk, perlengkapan bayi dan Balita seperti pempers, dan sarung. Fatoni mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berupaya melakukan yang terbaik untuk para korban banjir.
"Utamanya adalah memastikan bagiamana kondisi tempat pengungsian sementara mereka, kemudian kebutuhan sehari-hari mereka selama di tempat pengungsian, bagaimana kesehatan para korban banjir tersebut. Ada anak-anak, Balita, dan para orangtua. Tentunya mereka harus sehat karena cuaca hujan saat ini," kata Fatoni.
Fatoni juga melihat langsung kondisi banjir yang melanda rumah para warga. Genangan airnya cukup tinggi dan membuat para warga harus mengungsi sementara.
"Tadi saya sudah melihat langsung bagaimana kondisi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah. Curah hujan yang tinggi membuat air sungai meluap hingga ke rumah warga. Pemprov Sumut segera melakukan tindakan dengan cepat dengan memberikan bantuan tentunya kepada para korban banjir," ujarnya.
Diketahui, berdasar laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi di hulu dan meluapnya Sungai Deli dan Sungai Babura, yang terjadi sejak 00.37 WIB.
Sejumlah lokasi yang terdampak banjir di Medan berada di sejumlah kecamatan seperti Medan Maimun, Medan Johor, Medan Helvetia, Medan Amplas, dan Medan Sunggal. Genangan air berada di kisaran 100-120 cm. Akibatnya, ratusan rumah terendam banjir dan ribuan warga menjadi korban banjir.
Fatoni mengatakan, sejumlah upaya dilakukan Pemprov Sumut, Pemko Medan, BNPB, BPBD, serta BMKG. Bersama-sama melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi banjir dengan melakukan koordinasi dengan lingkungan setempat.
Selain itu, terus melakukan monitoring perkembangan dan cuaca dari BMKG. Kemudian mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan, mempersiapkan peralatan dan bantuan terkait penanganan tanggap bencana banjir, memantau perkembangan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Medan.
Kepada masyarakat juga diimbau agar tetap waspada dan siaga apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba, melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir dan siaga di lokasi daerah rawan bencana banjir.
"Saya berharap kondisi ini tidak lama, sehingga para pengungsi bisa kembali ke rumahnya dalam keadaan sehat walafiat. Semuanya bisa beraktivitas kembali seperti semula," harap Fatoni. rel
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News
sumut24.co MEDAN , Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Keluarga Besar Prima Group b
News
sumut24.co ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Asahan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun I
News
sumut24.co ASAHAN, Kepolisian Resor (Polres) Asahan menyampaikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar luas di masyarakat, tenta
News
Sergai sumut24.co Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Ny. Hj. Rosmaida Sa
News
Sergai sumut24.co Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serdang Bedagai berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian se
Hukum
Jelang Idul Fitri 1447 H, Kyai Khambali Ingatkan Masyarakat Waspada Peningkatan Tindak Pidana
kota
Wabup Solok Pimpin Rapat Khusus Membahas Langkah Teknis Penanganan dan Pembersihan Kapalo Banda Manca di Wilayah Koto Gaek Guguak.
kota
Wabup Solok Kunjungi Masjid Ar Rahman Sungai Nanam. Ko
kota