Minggu, 26 April 2026

Jelang Idul Fitri 1447 H, Kyai Khambali Ingatkan Masyarakat Waspada Peningkatan Tindak Pidana

Administrator - Sabtu, 07 Maret 2026 21:05 WIB
Jelang Idul Fitri 1447 H, Kyai Khambali Ingatkan Masyarakat Waspada Peningkatan Tindak Pidana
Istimewa
Baca Juga:


Medan -;Pengurus Komisi Dakwah Pokja Distribusi Dakwah Khusus Majelis U;ama Indonesia Pusat (Komisi Dakwah MUI) Pusat ), Sabtu (07/3/2026) ingatkan seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada dengan peningkatan tindak pidana dan potensi teror jelang Idul Fitri 1447 H.

"Masyarakat Sumatera Utara agar mewaspadai lonjakan tindak pidana dan terorisme yang kerap terjadi, seiring meningkatnya mobilitas dan kebutuhan ekonomi," tandasnya.

Kyai Khambali menyebutkan bahwa pola kejahatan seperti pencurian, pembegalan, copet, hingga pungutan liar (pungli), Teror dan perdagangan orang cenderung meningkat dalam periode mudik Lebaran.

Aktivitas masyarakat, lanjutnya yang lebih banyak berada di luar rumah pada H-3 hingga H-5 sebelum Lebaran menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Selain itu, tindak pidana jalanan seperti pembegalan dan copet sering terjadi di area ramai seperti terminal, pasar, atau jalan utama.

"Rumah yang ditinggal mudik juga rawan dibobol. Pelaku memanfaatkan situasi sepi untuk mencuri atau merampok," ujar Kyai Khambali yang juga Ketua Umum Gema Santri Nusa.

Momen Lebaran yang dimanfaatkan keluarga untuk berekreasi juga menjadi sasaran praktik pungli. Kyai Khambali mencontohkan tarif parkir atau tiket masuk yang dinaikkan secara sepihak di tempat wisata.

"Ini termasuk pungli dan merugikan masyarakat," ucapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kyai Khambali selaku Pengurus Lembaga Advokasi Kerja sama penanggulangan Bencana (LAKPB MUI Pusat), sangat mendukung penuh apa yang dilakukan Kapolda Sumatera Utara dibawah Komando Irjen.Pol Whisnu Hermawan Februanto selaku Kapolda Sumatera Utara yang akan menindak dengan tegas segala yang akan mengganggu ketertiban, kenyamanan dan keamanan menjelang dan pasca Idulfitri,apalagi di beberapa Kabupaten/Kota masih dalam suasana duka dan Tahap Recovery pasca Bencana.

"Bahkan, Pak Kapolda Sumatera Utara Jauh Jauh hari sangat Komit, siapapun yang akan mengganggu keamanan dan Kenyamanan Umat Islam dalam merayakan hari Raya 1447 H akan ditindak secara tegas.

Pasca Lebaran, tambahnya ancaman lain yang patut diwaspadai adalah perdagangan orang (human trafficking). Kyai Khambali menyoroti modus perekrutan warga yang baru kembali merantau dengan iming-iming pekerjaan berpenghasilan tinggi.

"Mereka kerap dibujuk bekerja di luar daerah, tapi justru dieksploitasi secara fisik, psikis, atau bahkan dipaksa ke pekerjaan tidak halal," kata Khambali yang juga Pengasuh Sholawat Nurul Wathon.

Lebih lanjut Kyai Khambali menambahkan bahwa korban umumnya tidak menyadari bahwa tawaran tersebut bisa menjerat mereka ke jerat perdagangan orang, yang melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hangatnya Idul Fitri, Kapolda Sumatera Utara melalui Irwasda Bersilaturrahim ke Sejumlah Ulama
Kehadiran ASN Asahan Capai 98% di Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1447 H
Polda Sumut Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H, Perkuat Iman dan Soliditas Personel
Gubernur Sumut Bobby Nasution Salat Idulfitri 1447 H Bersama Ribuan Masyarakat di Sergai
Paman Polda Sumut Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Toba 2026 di Polresta Deli Serdang
Wali Kota bersama Forkopimda mengunjungi Pos Pam Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026
komentar
beritaTerbaru