Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
Medan - Masyarakat Garuda Sumatera Utara (MARGASU) akan melakukan aksi damai lagi ke Kantor Gubsu dan DPRD Sumut pada Senin 28 Oktober 2024. Aksi masih terkait tidak netral Pj Gubsu dan Pj. Kepala Daerah di Pilgubsu 27 November 2024.
Selain soal tidak netral Pj. Gubsu Agus Fatoni dan Pj. Kelapa Daerah, MARGASU juga mengangkat kabar Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimi yang mau dipromosikan menjadi Kadis Kesehatan Sumut.
"Aksi kita soal tidak netral Pj. Gubsu dan Pj. Kepala daerah di Pilgubsu masih berlanjut. Rencana kita akan aksi lagi pada Senin 28 Oktober 2024 ini. Di Kantor Gubsu dan DPRD Sumut. Kabar Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimi dijadikan Kadis Kesehatan Sumut juga kita bawa dalam aksi nanti," ujar Ketua MARGASU Hasanul Rambe alias Gopal Ram di halaman Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa 22 Oktober 2024.
Hasanul mengatakan aksi ke duanya ini untuk membantah kabar yang menerpa dirinya telah bertemu dengan Pj. Gubsu dan Pj. Bupati Langkat, paska aksi pertama di Kantor Gubsu pada Rabu 16 Oktober 2024.
Tak hanya itu, MARGASU juga dikabarkan telah menerima sesuatu dari pihak tim sukses salah satu calon Gubernur Sumatera Utara yang merasa gerah dengan aksi tidak netral Pj. Gubsu Agus Fatoni berserta kelompok pejabat lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang menjadi relawan di Pilgubsu.
"Kita pastikan, Margasu masih bersih dari tuduhan tuduhan itu. Kita akan buktikan aksi lagi di Kantor Gubsu dan DPRD Sumut. Kita juga akan meminta 100 anggota DPRD Sumut mengeluarkan rekomendasi pergantian Agus Fatoni sebagai Pj. Gusbu yang tidak netral di Pilgubsu," tegasnya.
Gopal Ram juga mengatakan demokrasi di Sumatera Utara telah ternodai oleh gerakan masif dari relawan IPDN yang dikomandoi oleh Pj. Gubsu Agus Fatoni untuk memenangkan salah satu calon Gubernur Sumatera Utara.
"Cukup IPDN yang jadi relawan jelang Pilgubsu ini, jangan sampai polisi, jaksa, tentara dan hakim, juga ikut menjadi relawan," tandasnya.
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News