Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah
Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah
kota
Baca Juga:
tak lama kemudian lima mobil pemadam kebakaran dari Pemko Siantar dan dari PT STTC tiba di lokasi. Namun karena api begitu marak membakar kios yang terdiri dari penjual pakaian roger dan lainnya, akhirnya api dibarengi asap tebal warna hitam terus menyala di gedung itu.
Sementara, sejumlah pedagang yang berada di lantai 2 itu berusaha menyelamatkan barangnya masing-masing. Demikian juga para pedagang di lantai 1. Namun, tidak sedikit pedagang yang langsung berhamburan ke lantai 1 meninggalkan barang-abarangnya.
Seperti yang dialami Simanjuntak sebagai Pedagang Pasar Horas Gedung 4. Mengaku sempat bingung melihat api semakin membesar tak jauh dari kios sebagai penjual Sayur Mayur dan ikan.
Api begitu cepat marak dan aku langsung berteriak supaya para orang yang sedang belanja bergegas keluar gedung sembari mengatakan tak sempat membawa satu barang pun dari kiosnya.
"keranjang tempat jual dan meja serta kulkas hangus terbakar dan Sayur mayur dan ikan asin habis terbakar tidak ada yang bisa di Selamatkan barang2nya," ujarnya.
Sementara, karena api terus berkobar, beberapa kali mobil pemadam kebakaran kehabisan air arus jalan Sempit Sehingga pergerakan sangat lambat apalagi banyaknya kerumunan massa yang menyaksikan kebakaran hebat itu. Menjadi salah satu kendala.
Sementara informasi yang didapat asal api diperkirakan berasal dari korsleting listrik sekitar kios burung. " tadi kulihat ada percikan api dan Saya berteriak kepada pedagang supaya cepat turun dari lantai dua dan menjauh dari gedung yang terbakar, " ujarnya pria yang berkacamata.
Sementara pantauan di lokasi, massa yang semakin berjubel sempat diminta aparat kepolisian agar menjauh dari lokasi. Apalagi dapat menghambat evakuasi barang yang masih bisa di selamatkan dari lantai 1.
Sekitar pukul 13.20 WIB api masih menyala dibarengi dengan kepulan asap hitam yang terus mengepul ke udara. Bahkan, petugas pemadam kebakaran masih terus berjuang memadamkan api. Sehingga, belum diketahui berapa besar kerugian materi.
Informasi yang dihimpun, selain pedagang pakaian bekas atau roger, kios di lantai 2 itu juga menjual beberapa jenis dagangan lainnya seperti ikan asin, pedagang burung dan pakaian baru. Jumlah kios diperkirakan mencapai 150 unit. Namun tidak semua berisi.(LP)
Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah
kota
KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
kota
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana yan
Hukum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kecamatan Teluk Nibung kembali meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke58 tingkat Kota Tanjungb
News
sumut24.co Labuhanbatu, Team Reskrim Polsek Bilah Hilir berhasil dibawah komando Kanit Reskrim Ipda Rico Marthin Sihombing SH, memburu dan
News
sumut24.co ASAHAN, Perkebunan kelapa sawit yang seharusnya menjadi wilayah usaha dan penghidupan warga, ternyata disalahgunakan sebagai tem
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Asahan pada Senin pagi ini, saat Pemerintah Kabupaten Asahan melaksana
News
sumut24.co ASAHAN, Upaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Asahan berhasil digagalkan oleh personel Sa
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan. A
News
Medan PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QREST
Ekbis