Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Melalui pendekatan Restorative Justice dan semboyan Salumpat Saindege (seiya, sekata), Bhabinkamtibmas Polsek Batunadua, Bripka Herman S Harahap, bersama tokoh masyarakat (Hatobangon) berhasil memediasi kasus pencurian di Desa Baruas, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Mediasi yang dilaksanakan pada Jumat (13/09/2024) pagi ini berlangsung sukses tanpa perlu melalui proses pidana.
Kasus ini berhasil diselesaikan melalui upaya Restorative Justice dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat. Dalam proses mediasi tersebut, Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan perangkat Desa Baruas, memfasilitasi solusi damai (problem solving) di Kantor Desa.
Kapolsek Batunadua, AKP Tommat Saragih, mengungkapkan bahwa mediasi ini dihadiri oleh Sekretaris Desa Baruas, Sutan Harahap, bersama kepala lingkungan serta tokoh adat dan masyarakat.
"Permasalahan yang dimediasi terkait dengan pencurian besi pintu air pengairan di Desa Baruas. Pelaku yang terduga adalah BH (29) dan tiga rekannya," ujar Kapolsek.
BH bersama ketiga rekannya diduga melakukan pencurian dengan cara menggergaji besi tersebut dan menjualnya ke penjualan besi rongsokan di Desa Baruas. Aksi mereka menimbulkan kemarahan warga Desa Baruas.
"Warga yang mengetahui kejadian itu segera membawa pelaku ke Kantor Desa untuk dimintai pertanggungjawaban," jelas Kapolsek.
Dalam proses mediasi, pelaku bersama keluarganya menyatakan bersedia bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Mereka berjanji akan mengembalikan dan memperbaiki pintu air tersebut seperti semula serta meminta maaf kepada aparat desa dan warga yang hadir.
"Kerugian material akibat aksi mereka diperkirakan sekitar Rp3 juta," tambah Kapolsek.
Di sisi lain, Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa keberhasilan mediasi ini berkat perpaduan konsep Restorative Justice dengan semboyan Salumpat Saindege dan peran tokoh-tokoh dalam masyarakat.
"Salumpat Saindege melambangkan keselarasan dan keserasian di antara masyarakat. Dengan semangat ini, berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan damai," ujar Kapolres.
Kapolres juga menyoroti peran penting tokoh adat dan masyarakat (Hatobangon) dalam meredakan situasi dan memberikan pengaruh positif.
"Para tokoh ini sangat dihormati dan dapat membantu pihak-pihak yang bersengketa untuk memilih jalan damai dalam penyelesaian masalah. Sehingga, tidak semua persoalan hukum harus diselesaikan melalui jalur pidana," tuturnya.
Penyelesaian kasus melalui Restorative Justice ini sejalan dengan Peraturan Kapolri No. 8 Tahun 2021 tentang penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan restoratif.
Polri selalu berupaya mengedepankan prosedur hukum dengan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya, khususnya di Kota Padangsidimpuan.
"Oleh karena itu, penyelesaian masalah yang melibatkan Polri, perangkat desa, dan Hatobangon bisa berjalan dengan baik. Dengan kesepakatan kedua belah pihak, kasus tersebut berhasil diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Harapannya, Kamtibmas yang kondusif dapat terwujud di Kota Padangsidimpuan," tutup Kapolres.
Masyarakat yang hadir dalam mediasi ini mengapresiasi peran Polri dalam penyelesaian masalah melalui pendekatan Restorative Justice. Mereka merasa lega dan berterima kasih atas penyelesaian yang berjalan damai dan penuh keadilan.zal
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News