Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
Baca Juga:
Di tengah derasnya dinamika politik dan sosial, Suherman muncul sebagai suara yang tegas dan tulus untuk rakyat Tanah Datar. Ia mengingatkan pentingnya pengabdian dan pembangunan yang dilakukan dengan hati, bukan setengah-setengah. Kondisi infrastruktur jalan di Tanah Datar yang memprihatinkan menjadi bukti nyata perlunya kepemimpinan yang berdedikasi dan penuh empati.
Kerusakan jalan di Tanah Datar semakin parah, mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan fundamental masyarakat. Bahkan, FPSM (Forum Peduli Sosial Masyarakat) turun tangan melakukan pengecoran jalan secara mandiri di ruas Batusangkar-Sungayang, sekitar Nagari Minangkabau. Mereka bertindak sebelum korban berjatuhan, menunjukkan rasa kepedulian yang luar biasa.
Sebagai anak nagari yang peduli, Suherman mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Tanah Datar saat ini. Ia menegaskan, seharusnya pemerintah daerah hadir sebagai solusi, bukan menutup mata terhadap masalah masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan sejati diukur dari kemampuan memimpin dan berkolaborasi. Bahkan jika anggaran daerah terbatas, upaya lobi ke provinsi atau pemerintah pusat harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sebelum memasuki tahun politik, Suherman sudah dikenal sebagai sosok dengan jiwa sosial yang tinggi.
Dalam tragedi galodo yang melanda Tanah Datar pada 11 Mei 2024, Suherman dan timnya tak tinggal diam. Mereka dengan cepat turun ke lapangan, membantu masyarakat terdampak dan kali ini aksi sosial Suherman dan tim masih terus berlanjut terbukti saat ini di Masjid Baburrahim, Jorong Batu Basa, dan perbaikan jalan longsor yang menghubungkan nagari Batu Basa dengan nagari Pitalah. Menghadirkan alat berat, mereka mempercepat pembangunan masjid dan jalan yang vital bagi masyarakat.
Suherman bukan hanya berbicara, tetapi bertindak. Ia mengingatkan kita semua, bahwa mengabdi dan membangun haruslah dari hati, tanpa setengah-setengah. Inilah sosok yang dibutuhkan Tanah Datar, pemimpin yang hadir untuk rakyat dan berjuang bersama mereka "manjadi sitawa sidingin katiko damam"(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Diduga Bebas Beraksi, Pelangsir Angkut 180 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Transit Batangkuis
kota
sumut24.co MedanSebanyak 320 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara siap bertanding dalam Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara
Sport
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal B
kota