12 Hari Ramadan, 1 Tujuan: H. Yuslin Siregar dan “Modal Pulang” ke Allah
MEDSN Sumut24.coMencari Modal untuk Pulang. Kalimat itu diucapkannya ringan, hampir tanpa tekanan.Namun justru di situlah letak getarnya
Profil
Baca Juga:Medan I Sumut24.coKabar Dukacita, Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Telah Berpulang Keramahtullah, Bapak Ir .H. SYAIFUL BAHRI LUBIS BIN ALI HANAFIAH LUBIS.
- 100 Hari, Sat Narkoba Polrestabes Medan Ungkap 156 Kg Sabu, Bukber Jadi Momentum Apresiasi dan Santunan Anak Yatim
- Masyarakat Serbu Program Mudik Gratis Bareng Pemko Medan 2026, Kuota 4.000 Kursi Ludes dalam Sekejap
- Rico Waas Ikuti Rakor Lintas Sektoral Idulfitri, Tegaskan Komitmen Mudik Lancar, Aman, dan Nyaman
Sosok Syaiful Bahri Lubis merupakan mantan Sekda Kota Medan yang menjabat tahun 2010 silam.Ia merupakan pria kelahiran Semarang 8 November 1959.
Sebelum menjabat sebagai Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis malang melintang di lingkup Badan Pendapatan Daerah sejumlah Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten.Namun, pada Senin 24 Juni 2024, Syaiful Bahri Lubis dikabarkan meninggal dunia.
Ia mengembuskan napas terakhirnya di RS Haji Medan sekira pukul 20.15 WIB.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Medan Arrahman Pane membenarkan kabar duka ini.
Begitu juga dengan Humas Pemko Medan Viza Fhandana.
"Kami baru dikabari malam ini (bahwa beliau meninggal dunia)," kata Viza.
Profil Sosok Syaiful Bahri Lubis
Menurut informasi yang dirangkum Tribun-Medan.com, Syaiful Bahri Lubis tumbuh besar di Kota Padangsidimpuan.
Anak kedua dari delapan bersaudara pasangan almarhum Mohammad Ali Hanafiah Lubis dan almarhumah Hj Basiah Nasution ini sempat menimba ilmu di SD Negeri 17 Kota Padangsidimpuan.
Setelah lulus, Syaiful melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kota Padangsidimpuan.
Lalu, ia pun melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 1 Padangsidimpuan.
Hanya saja, ketika naik ke kelas dua SMA, Syaiful pindah ke Kota Bandung.
Ia melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 1 Bandung, dan lulus tahun 1979.
Usai menamatkan pendidikan SMA, Syaiful Bahri Lubis lantas mencoba peruntungan masuk seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jalur Perintis I ke Institut Teknologi Bandung (ITB).
Di tahun 1979 itu, nasib baik berpihak pada Syaiful Bahri Lubis.
Ia kemudian diterima di ITB, dan kuliah pada jurusan Teknik Sipil Perencanaan.
Setelah tujuh tahun menimba ilmu di ITB, Syaiful Bahri Lubis kemudian lulus kuliah tahun 1987 dan menyandang gelar Insinyur.
Ia pun kemudian mencari pekerjaan, dan sempat diterima bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang eksplorasi minyak.
Selama bekera di bidang eksplorasi minyak ini, Syaiful Bahri Lubis pernah mengunjungi berbagai tempat tugas, dari Aceh hingga Papua. Tahun 1991, ibunda tercintanya wafat.
Syaiful Bahri kemudian hijrah ke Kota Medan untuk menemani ayahnya, yang kala itu sempat menjabat sebagai Kakandep P&K Medan di masa Wali Kota AS Rangkuti.
Setelahnya di Kota Medan, Syaiful tidak lantas berhenti bekerja.Ia melanjutkan pekerjaannya, hingga kemudian mendaftar sebagai CPNS di tahun yang sama.Lagi-lagi, nasib baik berpihak pada Syaiful.
Ia kemudian dinyatakan lulus dan mulai bertugas di Bappeda Pemprov Sumut pada Juni 1992.Tiga tahun berselang, Syaiful mendapat promosi jabatan.
Ia pindah ke Kota Binjai, dan menyandang jabatan Kabid Pisik Bappeda Kota Binjai.
Pelan-pelan, karirnya mulai menanjak.
Syaiful kemudian menjabat sebagai Kabag Penyusunan Program Kota Binjai tahun 1996 hingga 1998.
Setelahnya, ia pun dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Bappeda Kota Binjai.
Dua tahun kemudian, persisnya di tahun 2000, Syaiful pindah ke Kabupaten Asahan.
Di sana ia menjabat sebagai staf biasa, hingga pada tahun 2005, Syaiful Bahri mendapat amanah menjabat sebagai Kadis Pertambangan Pemkab Asahan.
Namun, jabatan itu tak lama dipegang Syaiful.
Ia lantas dipindahtugaskan ke Pemko Medan.
Saat itu, Syaiful kembali menjadi staf biasa di Bappeda Kota Medan.Meski turun jabatan, tapi tak membuat Syaiful berkecil hati.
Ia tetap bekerja keras dan berusaha membuktikan dirinya sebagai ASN yang kompeten.
Alhasil, pada tahun 2006 hingga tahun 2009, Syaiful dipercaya menjabat sebagai Kabid Pisik Bappeda Medan.Dari sana, karirnya makin meroket.Tahun 2009, ia kemudian ditunjuk sebagai Kepala Bappeda Kota Medan.
Lalu, setahun berselang, Syaiful mendapat amanah yang lebih besar, yakni menjabat sebagai Sekda Kota Medan di tahun 2010.
Posisinya kemudian digantikan Wiriya Alrahman di massa kepemimpinan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pada Oktober 2018.
Kini, Syaiful Bahri Lubis telah tiada. Selamat jalan Syaiful Bahri Lubis.red/tri
MEDSN Sumut24.coMencari Modal untuk Pulang. Kalimat itu diucapkannya ringan, hampir tanpa tekanan.Namun justru di situlah letak getarnya
Profil
Perkuat Keamanan di Bulan Ramadhan, Polresta Deli Serdang Rutin Gelar Patroli Menyapa Subuh
kota
Medan, Sumut24.co Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, menegaskan bahwa kuota 400 peserta dalam program mudik
News
Medan sumut24.co Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadha
Kota
Kenangan Seorang Prajurit Asren Nasution untuk Jenderal Try Sutrisno
kota
Sergai sumut24.co Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai), H. Adlin Tambunan, menghadiri rapat lintas sektoral (Linsek) Operasi Ketupa
News
Sergai sumut24.co Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar Safari Ramadan 1447 H/2026 dengan pendekatan berbeda dari
News
Sergai sumut24.co Bupati Darma Wijaya meresmikan Gedung Laboratorium Kateterisasi Jantung dan Pembuluh Darah (Cathlab) di RSUD Sultan Sula
News
RAMADHAN KE13, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN Nasi Kotak DAN MINYAK GORENG DI MEDAN KOTA
kota
Air PDAM Mati Tiga Hari, Pengelola Mess Sempurna Pemprovsu Keluhkan Pelayanan
kota