Dekan FEBI UINSU Respons Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Perbaikan Fasilitas
Dekan FEBI UINSU Respons Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Perbaikan Fasilitas
kota
Baca Juga:
- Bupati Darma Wijaya Resmikan Gedung Cathlab RSUD Sultan Sulaiman, Wujud Komitmen Tingkatkan Layanan Jantung di Sergai
- Bupati Asahan Resmikan Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Mutiara Dalam Rangkaian Safari Ramadhan Khusus 1447 H
- Pemkab Asahan Resmikan Portal SJIG, Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data Geospasial
Pemerintah Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) launching program baru Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan pada Anak dan Balita di Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Madina,Sumatera Utara, Kamis (6/6/2024).
Wakil Bupati (Wabup) Madina saat menghadiri, Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan program ini sangat baik untuk anak-anak. Permainan tradisional, permainan yang erat kaitannya dengan tradisi masyarakat setempat dan sesuai dengan adat di suatu tempat.
Permainan tradisional, kata Atika Nasution biasanya memakai bahan dan barang-barang sederhana yang banyak dijumpai di kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dengan bermain tanpa gadget, anak-anak banyak melatih kemampuan diri seperti menjadi lebih fokus, melatih motorik halus dan kasar. Belajar menjadi sebuah kelompok untuk saling menghargai hingga dapat meningkatkan kemampuan berhitung, dan menciptakan suasana menyenangkan.
"Saat anak-anak bermain, selain kita melihat mereka bersenang-senang, mereka juga akan belajar banyak hal. Salah satunya melatih teamwork dan belajar sabar," kata Atika.
Atika Nasution memberi contoh, dengan bermain ada yang menang dan kalah. Anak-anak bisa tahu cara untuk ikhlas saat kalah bermain. "Dari situ mereka akan terlatih," lanjutannya.
Menurut Atika Nasution, gawai banyak membuat manusia terlena. Dengan membuka sosial media tanpa disadari anak-anak akan terlena dengan waktu dan meninggalkan kewajiban mereka.
"Nanti niatnya buka tiktok sebentar, nggak sadar mahal jadi sejam, malah jadi seharian. PR adik-adik jadi nggak ada yang selesai. Inilah hal yang buruk dan tidak bertanggungjawab," kata Atika.
Kegiatan ini didasari atas keresahan anak-anak menggunakan gawai yang berlebihan. Menurut Atika, penggunaan gawai yang berlebihan memiliki dampak yang sangat negatif.
Beberapa permainan yang dilauncing yaitu, egrang, mewarnai, lompat tali, terompah gajah, terompah panjang, congklak, kelereng, jembatan tapanuli.zal
Dekan FEBI UINSU Respons Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Perbaikan Fasilitas
kota
Sergai sumut24.co Sebanyak 56 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di wilay
News
Sergai sumut24.co Dalam rangka memperkuat komitmen mewujudkan institusi Polri yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, Polres Serdang Beda
Hukum
Sergai sumut24.co Dalam rangka meningkatkan ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (P
News
FOZ Sumut Gelar Buka Puasa Bersama, Bahas Perkembangan Zakat di Bulan RamadanMedansumut24.co Forum Zakat Sumatera Utara (FOZ Sumut) menggel
News
TIM KHUSUS SAFARI RAMADHAN KUNJUNGI MASJID NURUL IHSAN NAGARI LABUAH PANJANG
kota
MUSHALLA AKBAR BALAI LALANG SANING BAKA DIKUNJUNGI TIM SAFARI RAMADHAN KABUPATEN
kota
Bupati Solok Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Jajaran Pemkab Solok
kota
Menteri Kebudayaan Dampingi Presiden Prabowo Kunjungi Museum Nasional Indonesia
kota
Polres Labuhan Batu Ungkap Jaringan Narkoba Internasional Tangkap 2 TSK, Berikut 31,5 Kg Sabu & 30.000 Ekstasi di Sita
kota