KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
kota
Baca Juga:
Jakarta -- Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Museum Nasional Indonesia pada Senin (2/3). Kunjungan "ngabuburit" didampingi oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Wakil Menteri, Dirjen serta Kepala Museum dan Cagar Budaya, serta jajaran terkait lainnya. Selain itu turut bersama Presiden, Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau sejumlah ruang pamer, seperti Ruang Pameran Tetap bertema Sejarah Awal Indonesia yang menampilkan koleksi Java man hasil repatriasi yang kini menjadi bagian dari narasi penting sejarah manusia purba di Indonesia. Selain itu Presiden juga melihat koleksi arca di Taman Arca, serta mengunjungi pameran fotografi bertajuk Negeri Elok, yang merepresentasikan perjalanan sejarah serta kekayaan budaya Indonesia.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan Presiden senang sekali dengan penataan baru Museum Nasional Indonesia termasuk pameran sejarah awal peradaban dan pameran Negeri Elok. Presiden berharap museum-museum di daerah juga bisa ditata kembali.
Selain itu Presiden juga bertemu para peserta Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya, khususnya dari bidang seni rupa, sekitar 15 orang dari berbagai daerah. Mereka akan diseleksi menjadi peserta residensi seni rupa dalam festival seni rupa internasional.
Momentum kunjungan ini berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan. Museum menjadi ruang reflektif bagi publik untuk mencintai sejarah dan budaya, memupuk identitas dan nasionalisme, serta menjaga memori kolektif bangsa. Kehadiran Presiden Republik Indonesia menegaskan dukungan terhadap peran museum sebagai institusi edukatif dan kultural yang strategis.
Kunjungan ini memperkuat komitmen terhadap pelestarian dan pemajuan kebudayaan nasional. Peninjauan ke sejumlah ruang dan pameran di Museum Nasional Indonesia telah merepresentasikan kekayaan sejarah dan keberagaman ekspresi budaya Indonesia dari masa ke masa.
Kementrian Kebudayaan melalui MCB terus berupaya menghadirkan ruang inklusif, edukatif, dan relevan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem permuseuman nasional sebagai bagian dari upaya menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia.
"Kita harus memodernisasi pengelolaan museum dan situs sejarah di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, kementerian telah melakukan revitalisasi terhadap 152 cagar budaya dan museum di seluruh wilayah Indonesia untuk memperkuat pelindungan warisan budaya nasional", ungkap Fadli Zon.
(*)
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
kota
Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki Cpo di Jalan Sisingamangaraja Medan
kota
&lrmRealisasi Pendapatan Asli Dareah (PAD) Sumut Sudah Terealisasi 50 Persen Lebih dari Target 2026
kota
Sutrisno Pangaribuan Minta BobbySurya Hentikan Rencana Berkantor di Nias Hanya Pencitraan dan Berpotensi Boros APBD
kota
Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Deli Serdang, 419 Siswa Mulai Masuk Asrama
kota
Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
kota
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027
kota
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota