Pakpak Bharat |sumut24.co -
Baca Juga:
Guna mempererat tali silaturahmi, Polres
Pakpak Bharat AKBP Bambang C. Utomo SH. SIK. M.Si. Melaksanakan Cooling System dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang Pemilu 2024 di Rumah Makan Pulung Nola di Desa Salak, Kecamatan Salak, Kabupaten
Pakpak Bharat.
Kegiatan yang dilaksanakan setelah makan pagi bersama ini dihadiri dari berbagai kalangan seperti para tokoh agama, tokoh masayarkat serta para pemuka adat yang ada di Kecamatan Salak yaitu Pdt. ERDE BERUTU , Sth [ GKPPD ] Pengurus PGI Kab.
Pakpak Bharat, Romo Samuel Situmorang [ KATOLIK ], Pdt Savendi hutagalung [ GKKI ], Pdt Ien br Sinamo, Sth [ GKPPD ], Pdt Z. Sitepu,Sth [ GMI ], Pdt. Liswanto BERUTU [ GPDI ], Ustad Asbi Boangmanalu, Kapolsek Salak AKP Mulia P. Simamora
Kapolres Pakpak Bharat melakukan dialog dan diskusi dengan para tokoh agama, dan adat guna menjaga stabilitas keamanan baik sebelum, pada saat, maupun setelah pelaksanaan Pemilu 2024.
"Para tokoh agama, tokoh masyarakat serta para pemuka adat miliki peran penting dalam meredam isu-isu suku, agama, ras, antargolongan (SARA) dalam rangkaian kegiatan jelang Pemilu yang sebentar lagi akan kita laksanakan dan kami berharap dapat membantu tugas Kepolisian dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif," ungkap
Kapolres, Kamis (25/1/2024).
Kapolres kembali menjelaskan bahwa menjelang Pemilu 2024, Polres
Pakpak Bharat terus berupaya melakukan cooling system atau sistem pendinginan kepada semua pihak dalam mengantisipasi polarisasi atau perpecahan yang dapat menganggu stabilitas keamanan.
Diketahui, cooling system dilakukan untuk menjaga dan mencegah potensi gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melibatkan seluruh komponen bangsa sehingga kondusif kamtibmas yang aman dan sejuk.
Lanjut
Kapolres menjelaskan, dibutuhkan sinergitas dan soliditas bersama para tokoh agama, Forkopimda, serta stakeholder terkait lainnya yang ada di Kabupaten
Pakpak Bharat.
Salah satu pemuka Pdt. Erde Berutu STHe akan menyuarakan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan menjelang dan hingga Pemilu 2024, sehingga berjalan aman dan damai dan akan menjembatani para tokoh agama lainnya untuk mendukung tugas-tugas Polri.
Kapolres menerangkan, dalam rangka mengantisipasi konflik dan polarisasi terkait pelaksanaan Pemilu serentak, Polri telah menyiapkan Satuan tugas Nusantara Cooling System untuk melakukan sistem pendinginan guna meredakan potensi kerawanan yang akan berdampak pada potensi konflik.
"Gangguan terkait politik identitas, polarisasi, hingga kampanye negatif kemungkinan bisa terjadi dalam pelaksanaan Pemilu yang akan datang di Kabupaten
Pakpak Bharat karena pada tahapan Pemilu akan memiliki potensi kerawanan yang berbeda dan penanganan yang berbeda pula," ungkap
Kapolres.
Dalam momen pesta demokrasi ini,
Kapolres Pakpak Bharat mengajak masyarakat untuk tetap tingkatkan toleransi antarumat beragama, jauhi paham radikalisme dan tetap bijak dalam menggunakan media sosial.
Di samping itu,
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk dapat berperan dalam upaya pemeliharaan kamtibmas di wilayah masing-masing seperti mengaktifkan pos kamling.
Kapolres menambahkan, apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas ataupun membutuhkan pelayanan Polri segera menghubungi personel Bhabinkamtibmas di daerah masing-masing.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News