Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Jakarta|SUMUT24 Di tengah santernya isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), saat ini pusat industri di beberapa daerah malah kesulitan mencari tenaga kerja baru.
Baca Juga:
- Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
- Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
- Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
Angka itu berasal dari 40 perusahaan yang berasal dari realisasi investasi, baik investasi baru maupun perluasan usaha, yang masuk ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jumlah kebutuhan tenaga kerja baru yang dibutuhkan 184.000 orang namun baru terserap 21.000 orang.
Kepala BKPM, Franky Sibarani menjelaskan, rata-rata perusahaan yang kesulitan mencari tenaga kerja tersebut tersebar di pusat industri baru seperti Jawa Tengah.
“Ada beberapa daerah yang memang ternyata daerahnya itu terjadi rebutan. Misalkan di Jawa Tengah, ada industri daerah Semarang tapi rekrut dari Wonogiri, terus Wonogori rekrut lagi dari Boyolali, Boyolali ambil dari Blora, dari Blora dari Cilacap,” ungkap Franky, Selasa (9/2).
Di Jawa Tengah, menurutnya, kesulitan mencari tenaga kerja baru biasanya datang dari pelaku industri tekstil dan alas kaki.
“Kayak Wonogiri, baru kita contoh support (dukung) investasi garmen, dia butuh pertama 2.000 tenaga kerja, sampai Desember dia baru 1.000 tenaga kerja,” papar Franky.
Dia mengungkapkan, tak ada yang salah dengan PHK jika memang itu merupakan strategi bisnis dalam rangka efisiensi biaya. Di sisi lain, pemerintah terus berupaya menciptakan lapangan kerja yang lebih besar dibanding jumlah PHK.
“Kita melihat PHK itu biasa, yang lebih penting bagaimana pemerintah bisa menciptakan tenaga kerja yang lebih besar, daripada potensi PHK itu sendiri karena PHK tidak bisa dihindari, industri yang tadinya manual tapi kemudian ingin bersaing dan menggunakan teknologi, yah pasti melakukan mekanisasi dan pasti akan mengurangi, tapi apakah masalah?” tutup Franky.
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota
Sekda Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut Turun Tangan, Pembangunan Huntap Palopat Pijor Koling Dikebut
kota
Klarifikasi Terkait Tuduhan Penyalahgunaan Dana Arisan, Pengelola Bantah Tudingan Peserta
kota
Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
kota
sumut24.co Tabagsel, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi melalui mutasi dan p
News
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota