Rabu, 13 Mei 2026

Harga Daging Sapi Tak Stabil, Pemerintah Mengimpor Daging Kerbau

Administrator - Selasa, 12 Juli 2016 08:56 WIB
Harga Daging Sapi Tak Stabil, Pemerintah Mengimpor Daging Kerbau

Jakarta I SUMUT24

Baca Juga:

Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti mengatakan pada Juli ini daging kerbau asal India akan memasuki Indonesia. Begitu sampai, daging tersebut akan langsung dilempar ke pasar. Industri yang selama ini menyerap daging sapi dengan harga mahal akan menjadi target utama pemerintah untuk memasukkan daging kerbau impor itu.

“Kami harap Juli akan masuk 9.000 ton,” kata Djarot seusai rapat membahas soal pangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/7).

Djarot menuturkan mekanisme impor dan distribusi daging kerbau itu akan diambil alih Bulog. Menurut dia, daging kerbau lumrah dikonsumsi di negara-negara seperti Timur Tengah dan Malaysia.

Daging kerbau yang dimakan di negara-negara itu, kata dia, juga berasal dari India. Namun, di Indonesia, situasinya berbeda. Djarot menilai masih ada persepsi yang keliru dari konsumen Indonesia mengenai daging kerbau. “Di Malaysia, makan daging itu (kerbau) biasa saja,” tuturnya.

Menanggapi asosiasi yang menolak rencana pemerintah mendatangkan daging kerbau, Djarot menyatakan hal itu wajar. Pasalnya, pihak yang menolak impor selama ini mendapatkan margin yang signifikan dari impor daging sapi. “Dengan adanya kerbau, margin sapi mereka akan ditekan,” ucapnya.

Pemerintah berencana mengimpor daging kerbau sebanyak 10 ribu ton. Langkah itu ditempuh untuk menekan harga daging sapi yang kerap melonjak tinggi dan bergerak tidak stabil. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Sumatera Utara Pastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut Percepat Program Peningkatan Puskesmas Rawat Inap
Tinjau UPTD BIAPAL Sialang Buah, Wagub Sumut Surya Dorong Peningkatan PAD Sektor Perikanan
Revitalisasi Stadion Teladan Dikebut, Isu Dugaan “Pengkondisian Proyek” Muncul
KIMAK Sumut Minta FPMAK Cerdas Menerima Informasi: Jangan Asal Tuding Yayasan Atifa Maju Mandiri Langgar Juknis dan Juklak!
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
komentar
beritaTerbaru