Rabu, 27 Mei 2026

Belusukan di Baribatali Kampung Masa Kecil Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH

Administrator - Kamis, 26 November 2020 04:57 WIB
Belusukan di Baribatali Kampung Masa Kecil Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH
MEDAN | SUMUT24.co Dengan melakukan belusukan di Baribatali suatu kampung kecil yang tak jauh dari Kota Porsea, Kabupaten Toba Samosir, salah seorang awak media langsung terjun ke kampung tempat lahirnya seorang Kapolsek di jajaran Polrestabes Meda Polda Sumatera Utara. Adapun Kapolsek dimaksud adalah, Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH yang konon notabenenya seorang bocah yang lahir dari pelosok kampung namun kini dipercaya sebagai Kapolsek Medan Helvetia Polrestabes Polda Sumatera Utara. Salah satu awak media ini yang langsung terjun ke kampung masa kecilnya Kompol Pardamean, Kapolsek Medan Helvetia sempat bertemu dan melakukan wawancara dengan seorang wanita lanjut usia disebuah rumah sederhana yang dikelilingi hamparan yang asri dan sejuk. Ibu dimaksud yang ditemui awak media tersebut oleh warga kampung dikenal dengan sebutan panggilan nama Opung Burju (68). Opung Burju ini tidak lain adalah Ibu kandung Kompol Pardamean Hutahaean, Kapolsek Medan Helvetua. Dalam bincang-bincang itu, Opung Burju menceritakan kisah sosok pria sang Pelayan, Pelindung dan Pengayom Masyarakat di institusi Polri, jika anaknya (Kompol Pardamean) saat masih anak-anak hingga dewasa dan sampai sekarang sebagai Kapolsek, tidak pernah sedikitpun membuat perasaan hati Opung Burju sakit dan kecewa. Bahkan, sang Kapolsek Medan Helvetia ini dimasa kecilnya selalu tau apa yang harus dikerjakannya, karena menurut Opung Burju, Kompol Pardamean sadar dan tau kalau keluarga kedua orang tuanya hidup sebagai seorang petani padi dan jagung dengan lahan tanah tanaman tak seberapa luas. “Anak ku itu sama seperti anak lainya dikampung ini. Dari kecilnya anak ku selalu memberikan contoh yang baik dan nasehat – nasehat yang positif kepada adik – adiiknya. Saat usianya masih anak-anak, anak ku ini Parmahan Horbo (ngangon kerbau), nanam padi, jagung, terkadang sekali – kali diajak adiknya untuk menangkap burung sawah (ruak – ruak) dan marulangat (nangkap ikan di sungai si bargot) untuk menambah lauk makan kami sehari – hari,” ujar Opung Burju mengisahkan yang tak terasa air matanya menetes penuh rasa bahagia. Banyak yang ingin kami tuliskan tentang latar belakang seorang Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH. Lalu seorang awak media ini pun mencoba mencari kebenaran tentang cerita dari seorang wanita tua namun memiliki hati layaknya Ibu Raden Ajeng (RA) Kartini. Secara pasti atas informasi Opung Burju, awak media ini pun mendatangi sekolah Kompol Pardamean Hutahaean saat masi duduk dibangku SD Negeri 177072 Halado, Kec. Siantar Narumonda dan SMP di Naromunda serta SMA Negeri 1 Siantar Narumonda Porsea.  “Jadilah dirimu sendiri, dan jadikanlah dirimu sebagai panutan bagi keluargamu, buat orang tuamu bangga dengan apa yang kau kerjakan, apapun yang kau rasakan saat ini, itu semua berkat dan karunia Tuhan”  Kompol Pardamean.(red)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H : Pusatkan Sholat Ied dan Kurban di Alun-Alun Kisaran
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
Ibu Cahaya dalam Kehidupan
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Patahkan Dominasi 7 Tahun, Padangsidimpuan Selatan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV 2026, Ketua DPRD Padangsidimpuan: Kini Lebih Kompetitif
Dramatis! Padangsidimpuan Selatan Menang Tipis dan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV
komentar
beritaTerbaru