Gebrakan Perdana Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky! Kurang Dua Pekan, 5 Kasus Narkoba Berhasil Dibongkar
Gebrakan Perdana Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky! Kurang Dua Pekan, 5 Kasus Narkoba Berhasil Dibongkar
kota
TEBING TINGGI I Sumut24.co Sepanjang jalan di sekitar Lapangan Utama Astaka MTQ ke-37 tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berjejer stan dan tenda yang disediakan oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi bagi para pelaku usaha pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tak hanya dari Tebing Tinggi, pedagang dari luar daerah juga berdatangan.
Baca Juga:
- Gebrakan Perdana Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky! Kurang Dua Pekan, 5 Kasus Narkoba Berhasil Dibongkar
- Pangdam I/Bukit Barisan Telusuri Seluruh Ruangan Makodim 0212/Tapsel, Tinggalkan Pesan Menggetarkan untuk Prajurit
- Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungi Makodim 0212/Tapanuli Selatan, Apresiasi Loyalitas Prajurit Saat Hadapi Bencana
Irwansyah, pedagang baju dengan sablon MTQ, asal Tebing Tinggi sedang sibuk merapikan barang dagangan saat ditemui, Kamis (10/9) di tenda sekitar Lapangan Utama Astaka, Jalan Dr Sutomo Tebing Tinggi.
Sehari-hari, ia bekerja membantu menderes getah karet di kebun milik orang lain. Kalau ada event-event besar seperti MTQ, pameran, ulang tahun Pemko, Irwansyah biasanya menjual baju seperti saat ini.
“Memang saya biasanya jual baju kalau ada event-event besar. Sudah ada penyedia barang langganan biasa. Alhamdulillah, terbantu lah dengan MTQ ini, karena sudah lama juga tidak ada kegiatan besar. Dengan bisa jualan lagi, terbantu pendapatan saya,” ujarnya.
Irwansyah bercerita biasanya pengunjung mulai ramai pada waktu sore hingga malam. Menyediakan 120 lusin pakaian sablon MTQ, sejauh ini dirinya sudah menjual sekitar 40 lusin lebih.
“Tapi masih ada malam ini sampai penutupan, bisa bertambah lagi. Mungkin banyak juga masyarakat yang menurun daya belinya karena Covid-19, tapi hasil penjualan saya ini membantu menambah penghasilan,” terangnya.
Baju MTQ yang dijual Irwansyah merupakan kaos satu set dengan celana untuk balita dan anak-anak hingga usia 12 tahun. Setelan ada yang berukuran pendek dan panjang dengan variasi harga mulai dari Rp35.000 hingga Rp85.000.
“Kalau barang tidak habis, saya kembalikan ke pihak pabrikan langganan saya. Walaupun sudah disablon MTQ tidak masalah, karena bisa ditutup lagi ini, ada teknik sablonnya,” jelasnya, berdasarkan pengalamannya menjadi pedagang musiman baju.
Humami Mahfuza, pedagang musiman kerak telur asal Tanah Abang, Jakarta juga ikut menikmati penyelenggaraan MTQ ke-37 Sumut. Per harinya ia mengaku bisa menjual 70-100 porsi dengan harga Rp20.000. “Terbantu saya dengan MTQ, karena sudah lama tidak ada acara besar seperti ini,” ungkapnya yang biasa berjualan saat ada acara besar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Tebing Tinggi Gul Bakhri Siregar saat dihubungi via telepon, Kamis (10/9), menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, kegiatan MTQ di Tebing Tinggi juga harus membantu masyarakat kecil dan UMKM bangkit di masa pandemi.
“Jadi, kita sebagai tuan rumah, menindaklanjuti dengan memfasilitasi tempat-tempat gratis untuk para pedagang dan membuka kesempatan sebebas-bebasnya bagi siapa saja yang ingin berjualan saat MTQ berlangsung. Ini salah satu upaya kita agar masyarakat dan pelaku usaha bisa bangkit,” ujar Gul Bakhri.
Lebih lanjut, Gul menginformasikan ada sebanyak 87 pelaku usaha yang mendaftar untuk mengisi stan dan tenda-tenda untuk berjualan. Banyak yang tidak tertampung di tenda, namun kesempatan diberikan bagi penjual di sepanjang jalan sekitar astaka khususnya makanan, tentunya dengan pengaturan yang tertib dan rapi.
“Untuk stan umumnya diisi pemda kabupaten/kota se – Sumut, BUMD dan dinas-dinas Kota Tebing Tinggi untuk mempromosikan produk-produk UMKM daerah masing-masing. Tetapi kalau tenda-tenda diisi penjual yang berasal dari Tebing Tinggi maupun luar,” terangnya.
Di akhir, Gul berharap MTQ ke-37 Sumut ini menjadi perhelatan yang tidak hanya bersifat seremonial, lebih dari itu dikenang masyarakat dan menopang para pelaku usaha yang berupaya bangkit dari kesulitan ekonomi di masa pandemi.(W03)
Gebrakan Perdana Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky! Kurang Dua Pekan, 5 Kasus Narkoba Berhasil Dibongkar
kota
Pangdam I/Bukit Barisan Telusuri Seluruh Ruangan Makodim 0212/Tapsel, Tinggalkan Pesan Menggetarkan untuk Prajurit
kota
Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungi Makodim 0212/Tapanuli Selatan, Apresiasi Loyalitas Prajurit Saat Hadapi Bencana
kota
Pangdam I/Bukit Barisan &039Suntik&039 Semangat Prajurit Kodim 0212/Tapsel Jadilah Prajurit Profesional yang Selalu Hadir untuk Rakyat
News
Heboh! 31 Motor Diduga Hasil Penadahan Disita Polres Padang Lawas, Mayoritas Tanpa Plat Nomor
kota
Terobosan Besar! Listrik PLN Segera Masuk ke 8 Desa Terpencil di Mandailing Natal
News
Edarkan Sabu di Pasar Hutaimbaru, Residivis Dibekuk Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan
kota
Gusmiyadi Penguatan Kader Jadi Kunci Membangun Petani Mandiri
kota
Pengacara Muhammad Ali Harahap Apresiasi Respons Kompolnas, Harap Polda Metro Jaya Segera Beri Kepastian Hukum
News
Pelleng Spirit Kebangsaan(Refleksi 23 Tahun Pakpak Bharat)
News