Pelleng: Spirit Kebangsaan (Refleksi 23 Tahun Pakpak Bharat)
Pelleng Spirit Kebangsaan(Refleksi 23 Tahun Pakpak Bharat)
News
Medan I Sumut24.co Sebanyak 4 orang anggota dari Ormas Kepemudaan (OKP) di Tanjung Morawa diringkus polisi, karena diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang personel Brimob Kompi 2 Yon A Tanjung Morawa, Bripka Hamdan Fahrizal (41) warga Jalan Bambu Runcing, Medan Perjuangan, Minggu (30/8/2020) malam.
Baca Juga:
Keempatnya adalah, Samuel Siagian (20) warga Lorong Pidang Dusun V Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa, Sangkot Pakpahan (43) Dusun II Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa, Riswan Efendi Tampubolon (36) warga Jalan Kebun Sayur Gang Pendidikan Desa Tanjung Morawa B, dan Jansen Simamora (44) warga Gang Saudara Dusun II Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa.
Lakhar Kasi Intel Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Heriyono menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika korban yang berangkat dari Asrama Brimob Kompi 2 Yon A Tanjung Morawa singgah ke ATM yang berada Di Simpang Kayu Besar Tanjung Morawa. Namun saat kembali ke dalam mobil, korban didatangi oleh sejumlah orang tak dikenal sambil menggedor kaca mobil miliknya.
“Saat itu pelaku bertanya kepada korban, kenapa menyenggol orang tadi dijalan. Lalu pelaku memaki korban dan memaksanya turun dari mobil,” ungkapnya, Senin (31/8/2020).
Selanjutnya diantara korban dan pelaku terlibat adu mulut hingga berujung penganiayaan terhadap korban. Setelah penganiayaan dilakukan, korban pun pergi dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Danki Brimob Tanjung Morawa AKP Muhammad Reza.
Heriyono melanjutkan, atas laporan korban, sekitar pukul 20.30 WIB, Danki 2 Yon A Tanjung Morawa bersama para personelnya langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Saat itu salah seorang pelaku atas nama Samuel Siagian terlebih dahulu berhasil diamankan setelah sebelumnya sempat berusaha kabur ketika ditangkap petugas.
Tiba-tiba, Ketua Ormas OKP atas nama Sangkot Pakpahan meneriaki petugas untuk membela pelaku, sehingga turut diamankan pula oleh personel Brimob ke Mapolsek Tanjung Morawa.
“Lalu korban membuat laporan pengaduan di SPKT Polsek Tanjung Morawa,” jelasnya.
Polsek Tanjung Morawa sendiri, yang menerima laporan korban langsung melakukan koordinasi agar masalah ini tidak meluas.
“Sedangkan korban sendiri, akibat penganiayaan yang dialaminya mendapati luka memar pada bagian kepala kanan, luka memar pada bahu sebelah kiri, dan luka memar pada badan bagian belakang,” pungkasnya.(red)
Â
Pelleng Spirit Kebangsaan(Refleksi 23 Tahun Pakpak Bharat)
News
All Indonesia Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
News
PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELIN
kota
2.000 HafizHafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.S
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan per
News
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota