All Indonesia: Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
All Indonesia Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
News
MEDAN DELI | SUMUT24
Baca Juga:
- All Indonesia: Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
- PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELINDO, BELITU
- 2.000 Hafiz-Hafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
Sebanyak 38 kepala keluarga (KK), warga Lingkungan 18 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tanjung Mulia Hilir, kembali melakukan aksi blokir Jalan dan tetap bertahan di lokasi proyek jalan tol Trans Sumatera seksi I Medan-Binjai, Rabu (26/8).
Meskipun aksi warga dihadang pihak Kepolisian, namun warga tak menyurutkan semangatnya untuk tetap bertahan dilokasi proyek Tol Medan-Binjai yang belum terealisasi itu.
Puluhan warga menuntut agar pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut segera membayar uang ganti rugi lahan akibat terkena pelebaran jalan tol Medan-Binjai seksi 1 sesuai dengan keputusan menteri yang ditandatangani 8 instansi terkait, yakni masyarakat memiliki SHM mendapat 30 persen dan penggarap 70 persen.
James Hutasoit perwakilan masyarakat menyebutkan, pihaknya terpaksa tetap bertahan di proyek jalan tol Trans Sumatera Seksi 1 Medan-Binjai, karena pihak BPN Sumut Janji akan datang ke lokasi pada Selasa (11/8) lalu.
Namun pihak BPN Sumut ingkar janji tidak mau datang ke lokasi untuk memberikan jawabannya, setelah ditunggu sejak pagi hingga Rabu (26/8) Sore sekitar jam 17.00 Wib, tak seorang pun perwakilan BPN yang datang.
“BPN pembohong dan ingkar janji tidak mau datang ke lokasi proyek,” ketus James dihadapan Polisi dan warga lainnya.
Menurut James, pihaknya tidak menolak pembangunan jalan tol, tetapi 38 KK hanya minta kepada BPN Sumut agar dapat megganti rugi lahan yang sudah dikuasai selama kurang lebih 54 tahun ini.
“BPN jangan bertindak nepotisme dalam penyelesaian ganti rugi, sebab sebagian sudah dibayar, tinggal 38 KK yang belum menerima hingga saat ini,†ujar Br Simanjuntak didampingi Anggiat warga lainnya.
Warga meminta Gubernur Sumut agar pembangunan jalan tol Medan-Binjai seksi 1 diberhentikan sementara, sebelum ganti rugi dibayarkan.
Dan kepada Kapolda Sumut agar dapat memediasi dan memanggil pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan permasalahan tanah tersebut, serta menangkap mafia tanah Tanjung Mulia Hilir, seksi 1.
“Bila BPN tak segera membayar ganti rugi pelebaran jalan tol yang saat ini sudah ditimbun pengembang, kami akan menduduki kembali lahan mereka. Kami rakyat kecil tetapi kami tidak mau hak kami dirampas begitu saja,†ujarnya.
“Intinya apapun keputusannya, kami tidak tinggal diam, kami akan berjuang walaupun nyawa taruhannya sebelum dibayar BPN Sumut,†tambah Anggiat.
Anggiat berharap agar tanah dan tanaman yang telah ditimbun pengembang agar dapat dibayar.
“Jadi kami hanya meminta bayaran yang dua itu saja, tanah dan tanaman yang sudah ditimbun pengembang jalan tol,†harapnya.
Warga lainnya, Suyanto memohon kepada BPN Sumut agar tidak menyengsarakan warga.
“Sudah 3 tahun masalah ini terkatung-katung dan tidak ada perhatian serius dari BPN Sumut,” sebut Suyanto yang sudah menetap sekitar 54 tahun dilahan tersebut.
Pantauan Wartawan di lokasi proyek, terlihat puluhan personil Kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan nyaris bentrok dengan warga yang sedang melakukan penghadangan Mobil Truk dilokasi proyek Tol Medan-Binjai tersebut.
Pihak Kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan berjanji di hadapan warga pada Jumat (28/8), mendatang akan memanggil pihak BPN Sumut untuk turun langsung ke lokasi Proyek.
Terpisah. Kepala Seksi Pengadaan BPN Sumut Rahim ketika dikonfirmasi Sumut24 melalui pesan Whast App nya terkait hal tersebut tidak memberikan jawaban. (dra)
All Indonesia Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
News
PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELIN
kota
2.000 HafizHafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.S
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan per
News
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik