Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkaryanugraha, Catat Dedikasi Pengabdian untuk Bangsa
JAKARTA SUMUT24.CO Batalyon Parako 463 Pasgat Pancawara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahu
News
Medan|SUMUT24 Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi langsung membersihkan pinggiran Jalan Abdullah Lubis dari sisa lumpur hasil pengorekan parit yang dilakukan Dinas Bina Marga Kota Medan, Senin (30/5).
Baca Juga:
Pengorekan parit ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga yang merasa terganggu menyusul terjadinya genangan air setinggi betis orang dewasa setiap kali hujan deras mengguyur.
Selain menurunkan 2 unit alat berat, Dinas Bina Marga juga menurunkan 8 unit truk, 1 unit mobil siram serta 1 unit mobil penyedot lumpur untuk memaksimalkan pengorekan parit.
Sedangkan parit yang tak dapat dikorek dengan menggunakan alat berat. Dinas Bina Marga mengerahkan puluhan anggotanya untuk melakukan pengorekan secara manual.
Pengorekan parit ini dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dipimpin langsung Kadis Bina Marga, Khairul Syahnan. Warga sekitar sangat mengapreiasi pengorekan tersebut, sebab sudah 8 tahun lebih parit di Jalan Abdullah Lubis dan Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Bafru tidak dikorek.
Akibatnya parit dipenuhi sampah dan lumpur sehingga tidak mampun menampung debit air ketika hujan deras turun. Tak pelak air meluap dan menggenangi Jalan Abdullah Lubis dan DI Panjaitan, terutama seputaran Masjid Al Jihad sehingga mengganggu jemaah untuk melaksanakan shalat berjemaah di Masjid.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga sekitar menyebutkan, kondisi ini terjadi akibat ketidakpedulian Camat Medan Baru beserta lurahnya.
Apa yang disampaikan warga itu terbukti, begitu Dinas Bina Marga melakukan pengorekan parit, tidak sedikit warga yang ikut membantu pengorekan. Sedangkan Camat Medan Baru tak kunjung datang sampai pengorekan parit berakhir, begitu juga dengan lurah dan kepala lingkungan. Padahal yang menjadi objek pengorekan merupakan wilayah tugas mereka.
Lurah Merdeka dan Lurah Babura baru datang setelah Wali Kota datang dan selesai mengecek pengorekan parit. Keduanya pun buru-buru merapat untuk menampakkan diri, terutama pada saat Wali Kota hendak meninggalkan lokasi.
Sebelumnya Wali Kota mengecek pelaksanaan pengorekan parit. Hal itu dilakukan agar pengorekan parit yang dilakukan benar-benar maksimal sehingga memuaskan warga. Itu sebabnya ketika melihat pinggiran jalan masih kotor akibat sisia lumpur masih menutupi, Eldin langsung memerintahkan mobil penyiram untuk membersihkannya.
Meski petugas Dinas Bina Marga sudah melakukan penyiraman, Eldin tidak puas. Dia kemudian mengambil selang dan mencontohkan bagaimana cari menyiram yang baik kepada petugas Dinas Bina Marga tersebut. Malah mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan itu sampai berjongkok untuk melakukan penyiraman tanpa mempedulikan kemeja putih tangan panjang yang dikenakannya kotor.
“Saya tidak mau jalan sampai kotor akibat pengorekan parit yang dilakukan,†kata Wali Kota.
Selanjutnya Eldin mengungkapkan, pengorekan parit ini dilakukan untuk menindaklanjuti pengaduan warga, termasuk jemaah Masjid Al Jihad yang merasa terganggu untuk melaksanakan ibadah, terutama shalat berjemaah apabila jalan digenangi air setiap kali hujan deras turun.
“Apalagi bulan suci Ramadhan sebentar lagi tiba. Untuk itulah parit tersumbat yang selama ini menjadi pemicu genangan air kita korek pagi ini,†ungkapnya.
Selain lumpur, Dinas Bina Marga juga mengangkut tanah hasil perataan berem jalan yang dilakukan. Ada sekitar 16 truk lumpur dan tanah yang berhasil diangkut dari kawasan Jalan Abdullah Lubis dan Jalan DI Panjaitan. Setelah pengorekan dilakukan, air parit pun perlahan-lahan mengalir kembali. Melihat itu warga sekitar pun optimis pengorekan yang dilakukan mampu mengatasi genangan air.
Kadis Bina Marga Kota Medan, Khairul Syahnan mengatakan, pihaknya berupaya menindaklanjuti semua pengaduan warga untuk meminta dilakukan pengorekan parit guna mengatasi genangan air, terutama kawasan itu berdekatan dengan masjid. Syahnan ingin warga yang ingin beribadah merasa lebih tenang.
“Dalam hitungan hari bulan Ramadhan tiba, tentunya warga nanti pasti fokus puasa dan beribadah. Untuk itu kita berupaya mengatasi genangan air ini, sehingga warga bisa merasa lebih tenang lagi, khususnya pada saat melaksanakan shalat berjamaah di masjid meski hujan deras turjun sekalipun,†papar Syahnan.
Usai melakukan pengerukan parit di Jalan Abdullah Lubis dan Jalan DI Panjaitan, Dinas Bina Marga juga melakukan pengorekan parit di Jalan Berigjen Katamso, terutama seputaran SPBU Singapore Station. Pengorekan ini dilakukan untuk meminimalisir genangan air yang terjadi akibat parit tersumbat lumpur dan sampah. Sehari sebelumnya, Minggu (29/5), Dinas Bina Marga melakukan pengorekan parit di kawasan seputaran masjid di Taman Setia Budi Indah yang juga untuk mengatasi genangan air pada saat hujan deras turun. (R01)
JAKARTA SUMUT24.CO Batalyon Parako 463 Pasgat Pancawara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahu
News
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
News
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group Nazly Putra Terbaik Sumut
News
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
News
Adik Kandung Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
News
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
kota
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT Ke81 TNI
News
BANDA ACEH Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai memperkuat langkah membangun organisasi dan pembinaan sepakbola mini
Sport