MEDAN | SUMUT24
Camat, lurah, dan kepala lingkungan (keplinG) harus aktif mengawasi kebersihan di kawasannya masing-masing. Apalagi memasuki musim hujan seperti sekarang ini, semua pihak, termasuk warga, harus merasa bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan tempat tinggalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Baca Juga:
“Kebersihan adalah kebutuhan kita bersama. Maka semua harus merasa bertanggung-jawab atas kebersihan di lingkungan masing-masing. Tidaklah jatuh harga diri kita apabila mengangkat sampah di parit,†kata Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi saat memimpin gotong royong di Pekuburan Muslim Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (27/5).
Akhyar menyampaikan, gotong royong dengan melibatkan masyarakat merupakan wujud dari kepedulian terhadap lingkungan dan harus terus dijadikan sebagai budaya. Dia yakin sesulit apapun pekerjaan jika dikerjakan dengan gotong royong akan berhasil.
Guna membangkitkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya, Akhyar menginstruksikan seluruh camat, lurah serta kepling harus lebih cerewet. Maksud cerewet itu tak bosan-bosannya mengingatkan warga untuk selalu hidup bersih dan menjaga lingkungannya bersih dari sampah. Di samping itu teliti dan rajin mencgecek sampah-sampah yang ada di wilayahnya.
Ditegaskan Akhyar, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk menjadikan Kota Medan lebih bersih tetapi harus bersama-sama dan mendapat dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. Apabila seluruh elemen masyarakat sama-sama menjaga kebersihan, maka biaya untuk menjaga kebersihan bisa lebih hemat.
Gotong royong ini dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Camat Medan Petisah, Rahmat Harap bersama seluruh lurah dan kepling se-Kecamatan Medan Petisah berbaur dengan masyarakat, organisasi pemuda, tokoh masyarakat, petugas polsek dan koramil setempat serta pelajar saling bahu membahu membersihkan Perkuburan Muslim Sei Sikambing.
Selain merupakan program rutin Kecamatan Medan Petisah, gotong royong ini dilakukan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H. Apalagi jelang datangnya bulan puasa, ziarah ke kuburan merupakan tradisi yang dilakoni sebagain beasra umat Muslim Kota Medan.
Tidak hanya menyambut datangnya bulang suci puasa, Rahmat juga mengaku mereka melaksanakan gotong royong membersihkan gereja untuk menyambut Natal maupun hari besar keagamaan lainnya. (W07)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News