Satresnarkoba Polrestabes Medan Sikat Bandar Narkoba Antar Provinsi yang Manfaatkan Jasa Ekspedisi
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
Baca Juga:
Medan|SUMUT24 Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut mendatangi kantor DPD PKS Medan membahas Pilkada Kota Medan tahun 2020. GNPF meminta PKS bisa mendukung kadernya sendiri. Pertemuan PKS dan GNPF, dilakukan secara tertutup, Selasa (2/4).
“GNPF mendorong PKS agar memperjuangkan kadernya maju di Pilkada Kota Medan. Bagi kami, PKS mampu menjadi pemimpin kota Medan,” kata Wakil Ketua GNPF Sumut Tumpal Panggabean kepada wartawan, Selasa (4/2).
Tumpal menjelaskan, GNPF memberikan kepercayaan kepada PKS di Pilkada Medan. GNPF juga mendorong PKS untuk memperkuat koalisi baru bersama PAN dan Demokrat.
“Ini juga menjadi harapan baru bagi umat agar DPP PKS melihat kepentingan umat. Kami menitipkan amanah umat kepada PKS, kami berharap PKS tidak meninggalkan amanah umat ini,” jelas Tumpal.
Ketua DPD PKS Salman Alfarisi, yang menyambut kedatangan GNPF, memberikan apresiasi atas langkah PKS yang memberikan usulan nama menjadi bakal cawalkot Medan.
“Kita apresiasi, itu adalah langkah GNPF Ulama untuk memberikan suasana baru untuk Pilkada Medan. Koalisi bersama PKS ini harus terbangun, kita akan berjuang agar partai-partai ini mencalonkan kader sendiri,” kata Salman.
Namun PKS tidak sepenuhnya sepakat dengan 13 nama yang diendorse atau dimunculkan GNPF Ulama Sumut sebagai balon wali kota.
“Kita mengangap bursa calon dan semua orang yang diusung GNPF semua orang hebat, kecuali yang satu itu,” kata Ketua DPD PKS Medan, Salman Alfarisi.
Sayangnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumut itu enggan menyebut siapa sosok yang tidak dapat diterima oleh PKS. Salman hanya tertawa ketika disinggung hal tersebut.
Salman mengaku langkah GNPF yang memunculkan 13 nama balon wali kota telah memberikan warna dan suasana baru. Sehingga, menimbulkan harapan baru di masyarakat.
PKS, ujar dia, sangat mengharapkan seluruh entitas warga Medan untuk memiliki semangat yang sama seperti GNPF Ulama. Di mana, semua pihak harus mempunyai rasa memiliki Kota Medan. “Ini sebagai tanda kita merasa memiliki kota Medan,” bebernya.
Mengenai koalisi antara PKS, PAN dan Demokrat, Salman optimis masih bisa terjadi. “Harapan kami koalisi bersama PKS harus terbangun, kita akan berupa, berjuang sehingga partai ini agar mencalonkan kader sendiri ketimbang orang lain. Kalau banyak calon nanti bisa dilakukan simulasi,” paparnya.
Adapun ke-13 nama hasil rekomendasi GNPF Ulama Sumut antara lain Tifatul Sembiring, MS Kaban, Romo Muhammad Syafii, Muhammad Hatta, Sakhyan Asmara, Dedi Iskandar Batubara, Ihwan Ritonga, Salman Alfarisi, Irfan Hamidi, Safii Effendi, Muhammad Safii, Affan Lubis, dan Rahmat Shah.(R02)
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum