Lengkapi Mobilitas Kota Medan, Bluebird Prime Hadirkan Pengalaman "Next-Level Comfort"
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
Baca Juga:
Medan | SUMUT24
Sekretariat DPRD Medan enggan memaparkan besaran alokasi anggaran untuk kegiatan masa orientasi 50 anggota dewan. Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Medan, Alida justru terkesan menutupi berapa besaran anggaran yang diperlukan untuk menggelar masa orientasi selama 4 hari, di The Hill Hotel, Kabupaten Deli Serdang.
Alida hanya menjelaskan bahwa 50 anggota dewan akan mendapatkan masing-masing 1 kamar selama 3 malam. Selama di sana, para wakil rakyat itu akan mendapat pembekalan dari beberapa instansi. “Di sana, anggota dewan tidak ada hiburan, hanya belajar,” ungkap Alida ketika dikonformasi SUMUT24, Selasa (1/10).
Wanita yang akrab disapa Uni itu pun menyebutkan, ada 9 pemateri yang akan hadir pada acara orientasi anggota dewan, mulai dari Pemprov Sumut, KPK, Kemendagri dan Ketua PN Medan.
Informasi dihimpun, selain anggota DPRD Medan, 28 staf dari sekretariat DPRD Medan juga ikut pada acara tersebut. 14 kamar disediakan untuk 28 staf tersebut.
Soal adanya ketertutupan nilai anggaran pelaksanaan orientasi tersebut, Pengamat Anggaran, Elfenda Ananda mengungkapkan, akan menjadi awal pintu korupsi. “Jangan menyebut bahwa oritensi akan menghadirkan narasumber dari KPK, tapi dalam praktek penganggaran tertutup. Kita dorong narasumber KPK untuk membuka pembiayaan orientasi termasuk sisi manfaat dan kewajiban Parpol,” tegasnya.
Menurut Elfenda Ananda, pembekalan anggota dewan ini sebenarnya menjadi tugas Partai Politik. Lembaga DPRD itu bukan sekolah yang memberikan pendidikan dan pembekalan sama anggota dewan. Jangan wakil rakyat tersebut menganggap jadi anggota DPRD itu sekolah tempat belajar buat Peraturan Daerah (Perda), belajar memahami fungsi anggaran dan belajar bagaimana mengawasi Perda.
“Harusnya Parpol sudah menyiapkan mereka dengan kesiapan memahami tuga fungsi yakni fungsi legislasi, pengawasan dan budgeting. Bukan malah di DPRD tempat belajar,” ketusnya.
Sebenarnya anggota DPRD itu penting diberi pemahaman bahwa mereka dipilih dan duduk di DPRD dengan gaji, tunjangan dan fasilitas lainnya untuk kepentingan rakyat. Sebab, mereka digaji tersebut dari uang rakyat lewat pajak, retrebusi dan sebagainya dari keringat rakyat.
Sebelumnya, Ketua Sementara DPRD Medan, Hasyim SE mengatakan, pelaksanaan masa orientasi bisa dilakukan meski belum ada pimpinan defenitif, karena ada surat edaran dari Kemendagri.
“Semua wajib hadir, untuk yang tidak hadir memang tidak ada sanksi yang mengatur,” ucap politikus PDIP ini. (R02)
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota