2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Medan|SUMUT24 Direktur Utama Perusahaan Daerah (DIrut PD) Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya mengungkapkan bahwa penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kelambir V, dalam rangka menyelamatkan Pasar Kampung Lalang.
Baca Juga:
Menurutnya, keberadaan PKL di seputaran Pasar Kampung Lalang akan mematikan pencarian pedagang resmi. Sehingga PKL harus ditertibkan.
“Jika PKL atau pedagang liar banyak berjualan di seputaran Pasar Kampung Lalang, maka pedagang yang berada di dalam pasar akan perlahan mati. Kita tidak mau itu terjadi, makanya kita tertibkan. Kalau PKL lebih banyak dibandingkan pedagang resmi yang berada di dalam pasar, maka pasarnya bisa mati, contohnya Pasar Sukaramai, kita tidak mau seperti itu,” katanya, di Medan, Rabu (12/6).
Rusdi menegaskan, PKL yang berjualan di badan jalan mayoritas memiliki kios di Pasar Kampung Lalang. Oleh karena itu, ia meminta agar pedagang kembali berjualan di dalam.
“Kalau sampai akhir bulan ini tidak juga kembali berjualan di dalam, tempatnya akan kita alihkan kepada pedagang lain,” jelasnya.
Pedagang Keberatan Kiosnya Digembok PD Pasar. Usai penertiban pedagang kaki lima (PKL) selesai dilakukan Satpol PP Kota Medan, sejumlah pedagang terlihat mendatangi Direksi PD Pasar yang kebetulan sedang berada di basement Pasar Kampung Lalang.
Pedagang yang didominasi wanita itu melayangkan protes kepada Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya dan Direktur Operasional, Yonny Anwar.
Menurut pedagang membongkar lapak mereka yang berada di luar telah mematikan pencarian mereka. Lebih aneh lagi, disampaikan pedagang bahwa kios mereka yang berada di Pasar Kampung Lalang malah digembok.
“Kios kami yang diluar dibongkar, barang berserakan, sewaktu mau diangkat ke pasar, malah kios kami digembok,” kata perwakilan pedagang, Erwina.
Erwina mempertanyakan kebijakan PD Pasar yang menggembok kios pedagang yang berjualan kain di lantai 1. Padahal, peruntukan di lantai 1 adalah berjualan emas, berjualan sembako.
“Kami yang berjualan kain kok digembok kiosnya. Padahal, banyak yang berjualan sepatu banyak, kenapa mereka tidak, ini kan aneh,” ucapnya.
Sebelumnya, Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya memberikan tenggat waktu kepada pedagang yang berjualan di luar agar segera kembali berjualan di Pasar Kampung Lalang.
“Kalau akhir Juni tidak kembali berjualan di dalam, kiosnya akan kita alihkan kepada yang lain,” ucapnya. (R02)
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota
sumut24.co MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P
kota