Senin, 27 Juli 2026

Tagihan Air Bengkak Meski Rumah Tak Dihuni, PDAM Tirtanadi Dinilai Rugikan Konsumen

Administrator - Kamis, 23 Mei 2019 13:45 WIB
Tagihan Air Bengkak Meski Rumah Tak Dihuni, PDAM Tirtanadi Dinilai Rugikan Konsumen

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pemilik rumah di Jl Camar 13, No 134, Perumnas Mandala, Kec Ps Tuan, Mario Silalahi (35), merasa kecewa atas perlakuan atau layanan PDAM Tirtanadi. Sebab air pam di rumahnya sering mati dan tagihan iuran air membengkak meski rumah tersebut tak di huni lagi.

“Rumah saya dulunya di kontrakkan sampai bulan September 2018, lalu setelah itu rumah kosong alias tak berpenghuni sampai sekarang. Namun saya harus terus membayar tagihan air tiap bulannya sekitar Rp90.000-an,” terang Mario, Kamis (23/5/2019).

Mario menceritakan, sebelumnya dia telah melaporkan kejadian ini ke PDAM Tirtanadi cabang Medan Denai pada akhir Desember 2018. Dia melaporkan masalah besarnya biaya tagihan dan yang air mati. Namun sampai sekarang masalah besaran tagihan itu tak kunjung kelar sampai sekarang. Dia mengaku seperti di “bola-bola” dalam pengurusan ini.

“Setelah saya lapor, pihak PDAM cabang Medan Denai tak merespon soal biaya tagihan itu, malah saya disuruh melapor ke kantor pusat. Mereka hanya datang melakukan pengecekan meteran sembari membetulkan air yang mati saja, tapi setelah dibetuli besoknya air mati lagi,” cetusnya.

Mario mengaku, sejak dilakukan pengecekan meteran di bulan Januari 2019 oleh petugas, tagihan iuran airnya turun menjadi Rp16.000. Namun di bulan berikutnya tagihan kembali membengkak seperti sebelumnya.

Mario pun melaporkan kembali kejadian tersebut baru-baru ini. Dia datang sembari meminta data salinan meteran air dari PDAM. Ternyata angka meteran air yang ada di rumahnya tak sama dengan angka yang tertulis di data PDAM.

“Jadi di Januari 2019 angka meteran yang di cek petugas di rumah saya di angka 1.800, dan meteran saya sejak saat itu mati sampai sekarang. Tapi di data PDAM tertulis di bulan Januari-April angka meteran saya di pusaran 2.000-an. Berarti ini ada yang gak beres penghitungannya,” tegas Mario

Sejauh ini Mario telah menyurati pimpinan direksi PDAM Tirtanadi pusat. Mario berharap agar masalah ini direspon dan segera diselesaikan. (W07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
Bobby Nasution Ajak DHD 45 Sumut Perkuat Semangat Juang Sejalan dengan Pembangunan Daerah
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
Sambut Silaturahmi Pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Syekh H. Mustafa B.S. Rokan, Ini Kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani
komentar
beritaTerbaru