Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
MEDAN I SUMUT24.co Dalam rangka menyambut Ramadhan, Kesatuan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan di Jakarta, menggelar silaturrahmi dan dialog keislaman dan kebangsaan, Sabtu (4/5). Bertempat dikediaman salah seorang tokoh KAHMI Medan, Jl Macan 5, No. 77 Tomang Jakarta Barat. Mewakili Tuan Rumah, Fadlansyah, Daputi Mensekneg mengatakan, “Acara ini perlu kita laksankan dalam rangka memperkuat silaturrahmi apalagi, kita bangsa Indonesia baru selesai Pemilu 2019 dan akan memasuki bulan Ramadan, perlu saling memaafkan satu dengan yang lain. semoga acara seperti ini kedepan dapat kita laksankan”. Sebagai Kordinator KAHMI Medan di Jakarta, yang juga pemandu cara, Julianto menyampaikan,”acara ini semakin penting, karena pada hari-hari biasa kita sangat sibuk sehingga sulit bertemu, oleh sebab itu, momen seperti ini akan kita gunakan berdikusi dan diaolog, keislaman, dan kebangsaan, dan sekaligus media silaturrahmi” Jika diajukan pertanyaan, mengapa manusia harus berupuasa ? karena manusia mewarisi sipat-sifat kakek dan neneknya Adam dan Hawa. Sipat serakah dan tama’. Peristiwa itu tergambar dalam surat al Baqrah,2:35. “Kami berkata kepada Adam, Tinggallah kamu dan Istrimu di Syurga ini, dan ambil segala sesuatu apa yang kamu inginkan, tetapi jangan kamu dekati buah Huldi, jadilah mereka menjadi Zalim.” Demikian disampaikan, Hotmatua Paralihan, MA, yang juga Katib NU Medan ini. Lebih Lanjut Hotmatua Paraliha, MA mengemukakan, “Adam dan Hawa diperbolehkan Allah melakukan segalanya, dengan satu syarat saja, jangan mendekat dengan buah khuldi. Adam dan hawa tidak kuat menahan diri, sehingga akhirnya mereka dan keturunannya dikeluarkan dari Syurga dan salaing bermusuhan satu dengan yang lain. Gen kelemahan untuk mengendalikan diri pasti dimiliki setiap manusia. Allah memberikan solusi, agar manusia dapat mengendalikan diri, dengan berpuasa. Salah seorang yang hadir dalam dialog tersebut Hadi dari juga memberikan tanggapan, “rakyat Indonesia sabagai anak bangsa dan umat Beragama kiranya jangan memberikan informasi hoax dan perlu adanya cek dan recek. Karena tabayyun (cek dan recek) itu bagian dari ajaran Islam”. Dalam acara itu turut dihadiri, Katib PCNU Medan Hotmatua Paralihan, Julianto Kordinator Alumni HMI Sumut di Jakarta, Fadlansyah Lubis ( Deputi Kementrian Sekretariat Negara), Amri Yusuf direksi anak perusahaan Pelindo, Guntur Saragih (Komisioner KPPU Indonesia), Muhammad Sani, (Staf Ahli DPRRI Prakasi PPP) dan Hadi dari Dwipatv, serta Oskar.(W03)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News
Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber
News