Bobby Nasution Ajak DHD 45 Sumut Perkuat Semangat Juang Sejalan dengan Pembangunan Daerah
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Baca Juga:
Medan|SUMUT24 Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) No 5 tahun 2014 tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (Wajar MDTA) sampai saat ini belum dirasakan warga Kota Medan. Mengingat, Perda ini sudah resmi berlaku pada Juni 2018 lalu.
Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan Salman Alfarisi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal penerapan Perda ini, dimana nantinya jika ditemukan adanya hambatan di lapangan bisa dijadikan masukan dan disampaikan kepada Pemko Medan dan DPRD Medan.
“Kami (DPRD-red) mengajak masyarakat khusunya Ikatan Guru Diniyah Takmiliyah (IGDT) Kota Medan untuk ikut mengawasi pelaksanaan Perda ini. Dan menyampaikan masukan terkait pelaksanaan Perda ini ke Pemko dan DPRD Medan,” jelas Salman dalam sosialisasi Perda Wajar MDTA ini yang dilaksanakan di Jl. Seto, Tegal Sari II, Medan Area, Kota Medan, baru-baru ini.
Dikatakannya, penerapan Perda ini di masyarakat harus mampu memberikan penyadaran kepada warga bahwa, pendidikan MDTA sangatlah penting bagi generasi penerus. “Memang dalam Perda ini ada tercantum soal ijazah MDTA sebagai syarat wajib masuk pendidikan ke jenjang berikutnya. Namun, lebih jauh MDTA sangatlaha penting bagi tumbuh kembang akhlak generasi Islam di Kota Medan,” tuturnya.
Dalman juga mendorong agar, guru-guru MDTA khusunya bisa memberikan masukan kepada pemerintah dan DPRD Medan terkait penerapan Perda ini di Masyarakat. “Kita mengharapkan masukan dari guru-guru MDTA dalam proses penerapan Perda ini, sebagai upaya menyempurnakan pelaksanaan Perda ini nantinya,” jelasnya.
Salman menerangkan, gagasan dan perjuangan lahirnya Perda Wajib MDTA merupakan solusi cerdas bagi generasi muslim di Kota Medan dalam mewujudkan masyarakat Kota Medan yang religius. Selain dalam upaya menyelamatkan generasi Islam, perda ini juga sebagai upaya menciptakan generasi unggul Kota Medan yang berakhlak mulia.
Salman merasakan, pendidikan anak-anak muslim usia produktif tingkat sekolah dasar (SD) banyak yang belum mengenal Alquran dan sangat sedikit mendapatkan pelajaran-pelajaran dasar agama Islam sehingga dikhawatirkan membentuk karakter negatif dalam diri mereka. “Ini kekhawatiran kita, makanya kita sangat berkepentingan untuk fokus mengawal Perda ini di masyarakat,” paparnya.
Politisi senior PKS Kota Medan ini menilai, minimnya mata pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dasar menjadi ancaman bagi generasi Islam ke depan.
“Usia SD merupakan masa gemilang dan produktif yang strategis dalam membentuk karakter positif dalam diri mereka. Dampaknya, bila mereka tidak mendapatkan porsi keilmuan agama Islam sejak dini, kita khawatir generasi Islam di Kota Medan kedepan tak lagi bisa diharapkan,” ucapnya.(R02)
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota
sumut24.co MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P
kota
MEDAN Sumut24.co Media Sumut24 Group membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan agribisnis terkemuka, Asian Agri Group, melalu
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News